Terkini Daerah
Alasan 3 Polisi Diam-diam Bersihkan TKP Kasus Subang Terkuak, Perannya Masih Didalami Polisi
TRIBUN-VIDEO.COM - 3 Polisi diduga terlibat dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di subang yang menimpa Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.
Tuti dan Amel diketahui ditemukan tertumpuk di bagasi mobil Alphard, 18 Agustus 2021.
Keterlibatan 3 polisi itu menyeruak dari dugaan pelanggaran prosedur dan etik kasus Subang tersebut.
Ketiga polisi itu, 1 adalah perwira polisi sementara 2 polisi lainnya adalah bintara.
Dari informasi, ada 5 orang yang masuk TKP kasus Subang tanpa didampingi penyidik.
Seorang dari 5 orang tersebut diduga kuat Muhamad Ramdanu alias Danu.
Danu, yang sudah menjadi tersangka kasus Subang mengaku masuk TKP atas perintah seorang banpol.
Danu diperintahkan membersihkan bak mandi, sehari setelah kejadian.
Baca: Fakta Baru Kasus Pembunuhan di Subang, Danu Ternyata Ikut Siksa Korban atas Perintah Yosef
Keempat orang lainnya kemungkinan besar adalah Banpol tersebut serta 3 polisi.
Ketiga polisi tersebut semuanya bertugas di Subang.
"Ketiga orang ini punya hubungan keluarga dengan tersangka," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo di kantornya, seperti ditayangkan Kompas TV, Kamis (16/11/2023).
Tidak dijelaskan identitas tersangka yang dimaksud.
Menurut Ibrahim, jika nantinya terbukti bersalah, ketiga polisi ini bisa menghadapi sanksi etik dan pidana.
Pasalnya, pembersihan tempat kejadian perkara tanpa persetujuan penyidik merupakan tindakan yang bertentangan dengan prosedur penanganan perkara dan hukum pidana.
"Ini masuk tanpa prosedur dan tanpa sepengetahuan penyidik, malah sampai di TKP itu melakukan pembersihan. Ini betul-betul bertentangan dengan penanganan suatu kasus di mana tidak boleh dibersihkan TKP-nya," jelas Ibrahim.
Kelima orang yang masuk TKP tanpa penyidik itu punya peran penting dalam lambannya pengungkapan kasus Subang.
"Ada pemeriksaan terhadap beberapa orang yang masuk di TKP satu hari setelah kejadian, di mana ada lima orang yang masuk di TKP tersebut. Yang masuk ini masuk tanpa prosedur dan masuk tanpa sepengetahuan penyidik," imbuh Ibrahim Tompo.
Tiga orang itu adalah anggota kepolisian yang diduga menjadi penyebab mandeknya pengungkapkan kasus Subang.
Sebab secara sengaja ketiga polisi tersebut masuk ke TKP dan membersihkan lokasi.
Baca: Motif Makin Terang! Curhatan Yosef ke Danu Jadi Alasan Tuti Dihabisi, Uang Jadi Tujuan Utama?
"Malah sampai di TKP (5 orang mencurigakan) itu melakukan pembersihan. Ini kan betul-betul bertentangan dengan pengungkapan kasus, di mana tidak boleh TKP dibersihkan," kata Kombes Pol Ibrahim Tompo.
Lebih lanjut, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan sosok tiga polisi yang diduga dalam kasus Subang itu.
Tiga Polisi itu ternyata masih memiliki hubungan saudara dengan tersangka kasus Subang yaitu Yosep.
"Yang masuk membersihkan TKP ada keterlibatan anggota polisi, salah satunya perwira, kita lakukan pemeriksaan," ucap Kombes Pol Ibrahim Tompo.
"Perwira satu orang, bintara dua orang, dan memang ketiga orang ini punya hubungan keluarga dengan tersangka, tiga orang anggota polisi sedang dilakukan pemeriksaan," sambungnya.
Atas keterlibatan tiga polisi tersebut, penyidik tengah mendalami perannya.
Termasuk dengan dugaan ketiga polisi tersebut melakukan tindak pidana dan pelanggaran kode etik sebagai anggota kepolisian.
"Kita lakukan pemeriksaan, apakah yang bersangkutan (3 polisi), apakah menyalahi prosedur. Kedua, apakah memang yang bersangkutan punya kesalahan sesuai kode etik polisi karena memang tidak sesuai prosedur. Ketiga, apakah yang bersangkutan melanggar pidana, masih kita lakukan penyidikan," pungkas Kombes Pol Ibrahim Tompo.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Ngapain 3 Oknum Polisi Diam-diam Bersihkan TKP Kasus Subang? Peran Mereka Sedang Didalami Polisi
# kasus Subang # Polda Jabar # Kasus Pembunuhan # Yosef Hidayah # oknum polisi
Video Production: Danar Pamungkas Sugiyarto
Sumber: Tribun Jabar
TRIBUNNEWS UPDATE
Ribut Gegara Warisan Rp1 Miliar, Warga Muratara Tewas Ditusuk di Hadapan Istri dan Anaknya
11 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Pria di Buton Tewas Dihujam 21 Tusukan, Pelaku Cemburu Lihat Korban Mesra-mesraan dengan Pacarnya
14 jam lalu
LIVE UPDATE
Nasib Malang Pelajar 15 Tahun di Makassar, Ditemukan Tak Bernyawa Akibat Ditikam Tetangga
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.