LIVE UPDATE
PM Israel Tegaskan Tak Bermaksud Menduduki Gaza Pasca-Perang: Kekuatan Kredibel Diperlukan
TRIBUN-VIDEO.COM- Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menegaskan tak berusaha menduduki atau mengambil alih Jalur Gaza pascaperang dengan Hamas berakhir.
Namun menurut Netanyahu, kekuatan yang kredibel diperlukan untuk memasuki wilayah kantong Palestina jika diperlukan untuk mencegah konflik.
Yakni, menurut Netanyahu, pemerintah sipil baru perlu dibentuk di Gaza.
Kendati demikian, Israel akan memastikan serangan seperti 7 Oktober tidak terjadi lagi.
“Jadi, kita harus memiliki kekuatan yang kredibel, jika perlu, akan memasuki Gaza dan membunuh para pembunuhnya.
” kata Netanyahu. Netanyahu mengatakan bahwa setelah perang, “yang harus kita lihat adalah Gaza didemiliterisasi, dideradikalisasi, dan dibangun kembali.”
Pernyataan itu mencuat setelah AS menolak statement Netanyahu perihal Perdana Menteri Israel itu akan bertanggung jawab atas keamanan di Gaza tanpa batas waktu.
Yakni, Washington menentang pendudukan Israel pascaperang di Gaza.
Baca: IDF Izinkan Jeda Perang 4 Jam tapi Ogah Terapkan Gencatan Senjata di Gaza, Bantuan Terus Mengalir
Menurut Washington, jalur Gaza merupakan tanah Palestina.
Sehingga, rakyat Palestina yang berhak menetukan amsa depan wilayah tersebut.
Sebagai informasi, Israel telah menarik diri dari Jalur Gaza sejak tahun 2005 lalu.
Adapun daerah kantong Palestina itu sebelumnya direbut oleh Israel dalam Perang Enam Hari tahun 1967 silam.
Lalu, setelah mundur dari Gaza, Israel memberlakukan blokade setelah Hamas menguasai Jalur Gaza.
Terkait hal itu, wakil juru bicara Departemen Luar Negeri AS Vedant Patel menyebut, Israel tak akan kembali ke status quo Jumat (6/10/2023).
Yakni, wilayah tersebut harus aman dan Gaza tak dapat menjadi lokasi untuk melancarkan serangan terhadap Israel serta negara manapun.
Menurut Washington, Israel telah melancarkan serangan melalui darat, udara dan laut untuk menghancurkan Hamas di Gaza.
Sementara itu, tindakan Israel tersebut merupakan serangan balasannya terhadap Hamas yang telah membombardir wilayah negara Yahudi, Sabtu (7/10/2023).
Yakni, serangan roket Hamas telah menewaskan sekira 1.400 orang dan menyandera sekira 200 orang lebih di Gaza.(Tribun-Video.com/reuters.com)
Artikel ini telah tayang di reuters dengan judul Israel does not seek to occupy Gaza, but 'credible force' needed -Netanyahu
# Benjamin Netanyahu # Jalur Gaza # Hamas
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Rania Amalia Achsanty
Sumber: Tribun Video
Berita Terkini
Tak Mau Damai! Netanyahu Tetap Siap Serang Iran Meski Mediasi AS Mencapai Titik Terang
1 hari lalu
Tribunnews Update
Israel Pertimbangkan Gencatan Senjata Sementara di Lebanon di Bawah Desakan Amerika Serikat
1 hari lalu
Tribunnews Update
Pakistan Mediasi AS Iran, Asim Munir Bawa Pesan Washington ke Teheran untuk Lanjutkan Negosiasi
1 hari lalu
Tribunnews Update
Erdogan Kutuk Penembakan Sekolah Turki, Sejumlah Menteri Diutus untuk Menjenguk Para Korban
1 hari lalu
Tribunnews Update
Netanyahu Perintahkan IDF Hancurkan Basis Hizbullah dan Perluas Zona Aman Sampai Gunung Hermon
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.