Konflik Palestina Vs Israel
IDF Izinkan Jeda Perang 4 Jam tapi Ogah Terapkan Gencatan Senjata di Gaza, Bantuan Terus Mengalir
TRIBUN-VIDEO.COM- Perang antara Israel dan Hamas pada hari ini Jumat (10/11/2023) memasuki hari ke-34.
Terkini, juru bicara pasukan pertahanan Israel menekankan bahwa mereka enggan untuk menyetujui gencatan senjata.
Kendati demikian, IDF sepakat apabila memberikan jeda kemanusiaan selama empat jam.
Menurut pihak Israel adanya jeda kemanusiaan diharapkan penyaluran bantuan kemanusiaan ke Gaza bisa dilanjutkan.
"Tidak ada gencatan senjata, saya ulangi tidak ada gencatan senjata," kata Juru bicara pasukan Israel.
"Apa yang kami lakukan, jangka waktu empat jam itu adalah jeda taktis dan bersifat lokal untuk bantuan kemanusiaan," tegasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat Joe Biden.
Baca: Presiden Palestina Abaikan Perang, Rakyat Gaza Kini Ogah Diperintah: Pemerintah Tak Ubah Apapun!
Yakni, Joe Biden mengaku telah mengesampingkan harapan untuk mencapai gencatan senjata abadi antara Israel dan Hamas di Gaza.
"Tidak ada. Tidak ada kemungkinan,” kata Biden.
Sementara itu, Juru bicara keamanan nasional AS, John Kirby menyebut, jeda kemanusiaan yang dilakukan tak hanya membuka kesempatan untuk penyaluran bantuan.
Namun, keputusan jeda kemanusiaan dilakukan untuk meninggalkan wilayah tersebut.
Menurut John Kirby hal itu merupakan langkah pertama yang signifikan.
Terkini dikabarkan bahwa pejabat dan diplomat tengah merundingkan gencatan senjata selama beberapa hari di Gaza, dengan imbalan pembebasan sandera.
Di antara 200 lebih ornag yang masih disandera Hamas, kemungkinan yang akan dibebeskan ialah anak-anak, wanita dan orang lanjut usia serta menderita penyakit.
"Gencatan senjata selama satu hingga tiga hari juga dirundingkan dalam pertemuan itu, tapi belum ada kesepakatan lebih lanjut," kata sumber yang mengetahui tentang negosiasi itu.
Sebagai informasi, serangan besar-besaran Israel di Gaza adalah balasan untuk serangan terbaru Hamas di wilayah negara Yahudi itu pada Sabtu (7/10/2023).
Baca: LIVE: Jubir Militer Israel: Hamas Hilang Kendali di Gaza Utara, Ditinggal 50 Ribu Warga ke Selatan
Menurut Hamas, serangan mendadak pada awal Oktober itu merupakan tanggapan terhadap kekerasan yang dilakukan Israel terhadap Palestina.
Terutama kekerasan yang kompleks terhadap Masjid Al Aqsa.
Pada awal Oktober lalu, Hamas menyandera sekira 240 orang di Israel dan meluncurkan ratusan roket yang menewaskan lebih dari 1.400 orang.
Merespons kejadian tersebut, Benjamin Netanyahu melakukan serangan balasan pada Minggu (8/10/2023) dan hingga kini terus melancarkan operasi darat dan udaranya di Gaza.
Terkini, serangan Israel di Gaza telah menewaskan sekira 10.000 lebih warga Palestina.
Bahkan, Israsel menghantam kawasan Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza utara menggunakan 11 rudal pada Kamis (9/11/2023).
Meski demikian, jumlah total korban yang terlibat dalam serangan tersebut belum diketahui.
(Tribun-Video.com/rt.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Update Perang Israel-Hamas Hari ke-34, Tel Aviv Mau Jeda Perang 4 Jam tapi Enggan Gencatan Senjata
# Gaza # IDF # Joe Biden # Hamas # Israel
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Rania Amalia Achsanty
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Rudal dari Yaman Menuju Israel Selatan Terdeteksi, Tanda Keterlibatan Baru dalam Konflik Regional
Sabtu, 28 Maret 2026
Mancanegara
Mencekam! Iran Pamer Video Drone Incar Tel Aviv, Rekaman Peluncuran Dirilis di Tengah Konflik
Sabtu, 28 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Gelombang ke-84 Operasi IRGC Berlanjut, Target AS-Israel di Kuwait dan Dubai Diserang Intensif
Sabtu, 28 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Data Intelijen Amerika Diretas, Sejumlah Dokumen hingga Foto Bos FBI Bocor Iran Langsung Dituduh
Sabtu, 28 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Peringatan Dini IRGC kepada Warga Sipil, Diminta Segera Mengungsi dari Zona Perang AS-Israel
Sabtu, 28 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.