Kamis, 15 Mei 2025

Live Update

Rusia Pertanyakan Keberadaan IAEA seusai Israel Akui 'Punya' Senjata Nuklir dan Ingin Serang Gaza

Rabu, 8 November 2023 16:30 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, mengomentari statemen salah satu menteri Israel yang ingin menjatuhkan bom nuklir ke Gaza.

Maria Zakharova, Selasa (7/11/2023) menanggapi keinginan Menteri Warisan Budaya Rezim Zionis, Amichai Eliyahu, untuk menjatuhkan bom atom ke Gaza, dan bertanya, "Apakah Tel Aviv mengakui punya senjata nuklir?."

Ia menambahkan, "Statemen terkait senjata atom di Israel, memicu banyak pertanyaan, dan salah satu di antaranya terkait arsenal nuklir Israel."

Jubir Kemlu Rusia melanjutkan, "Masalah ini memicu banyak pertanyaan.

Pertama, apakah Israel sedang membuat pengakuan resmi tentang kepemilikan senjata nuklir?

Kemudian ia mempertanyakan di mana organisasi-organisasi internasional, di mana Badan Energi Atom Internasional, IAEA, di mana para inspektur nuklir?."

Sebelumnya, Menteri Warisan Budaya Rezim Zionis, Amichai Elihayu, kemarin mengatakan, menjatuhkan bom atom ke Gaza, adalah salah satu pilihan.

"Ini juga merupakan salah satu pilihan. Pilihan lain adalah memastikan sesuatu yang penting bagi kita. Mereka tidak takut mati, maka upaya itu tidak akan berhasil. Kita harus memahami apa yang bisa mengalahkan rakyat Gaza. Kita telah mematahkan kekuatan pertahanan Militer Israel, dengan moral yang dibuat-buat," tegasnya.

Seusai ucapan tersebut tersiar dan menuai kecaman, kantor Netanyahu menerbitkan pernyataan bahwa Eliyahu telah diskors dari rapat-rapat kabinet hingga waktu yang tidak ditentukan.

Netanyahu juga menyebut komentar Eliyahu "keluar dari realitas" sekaligus mengklaim pihaknya selalu "menjunjung tinggi hukum internasional."

"Israel dan IDF (militer Israel) beroperasi sesuai dengan standar tertinggi hukum internasional untuk menghindari korban tak bersalah. Kami akan terus bertindak demikian hingga mencapai kemenangan," kata Netanyahu melalui media sosial, Minggu (5/11).

Usai Netanyahu menerbitkan pernyataan itu, militer Israel kembali mengebom kamp-kamp pengungsian Palestina dan membunuh puluhan orang.

Israel telah membunuh 9.770 orang di Jalur Gaza sejak meluncurkan serangan pada 7 Oktober lalu.

Sekitar 4.880 dari total korban jiwa serangan Israel adalah anak-anak dan 2.509 perempuan.

Sebagian korban belum genap berusia setahun.

Komentar Eliyahu sendiri menuai respons keras dari negara-negara Timur Tengah.

Otoritas Palestina menyebut komentar anggota partai ekstrem kanan Israel itu merupakan "terjemahan" dari "perang genosida" yang diluncurkan Israel.

Sementara itu, Arab Saudi mengecam komentar Eliyahu sekaligus pemerintahan Benjamin Netanyahu yang hanya menskors menteri tersebut.(*)

Host : Mei Sada Sirait
VP: Nur Rohman Urip

Artikel ini telah tayang di parstoday.ir dengan judul Rusia: Israel Resmi Akui Punya Senjata Nuklir, Mana IAEA?

Editor: Sigit Ariyanto
Reporter: Mei Sada Sirait
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #LIVE UPDATE   #Rusia   #nuklir   #IAEA

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved