Senin, 13 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Israel Buru Militan Hamas Gunakan Buldoser dan Tank, Cari Sandera yang Ditahan Selama Perang

Rabu, 1 November 2023 15:04 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Pasukan Israel dan militan Hamas terlibat pertempuran sengit di Jalur Gaza .

Militer Zionis mengatakan pasukannya terlibat pertempuran dengan Hamas jauh di dalam Jalur Gaza yang menewaskan puluhan militan.

Israel mengatakan pasukannya menyerang orang-orang bersenjata Hamas di dalam jaringan terowongan yang luas di bawah Jalur Gaza.

Terowongan tersebut adalah tujuan utama Israel ketika mereka memperluas operasi darat di Jalur Gaza untuk memberangus Hamas, yang menguasai Gaza, menyusul serangan mendadak yang mematikan di Israel selatan tiga minggu lalu.

Baca: Video Jenazah Warga Gaza Berjejer di Dinding Rumah Sakit hingga Dokter Lakukan Operasi di Lorong RS

Israel menyerang 300 sasaran pada malam keempat operasi daratnya di Gaza utara, yang dilancarkan setelah serangan paling berdarah dalam sejarahnya ketika kelompok bersenjata Hamas menyerang negara itu dan menewaskan 1.400 orang.

Selama sehari terakhir, gabungan IDF (Pasukan Pertahanan Israel) menyerang sekitar 300 sasaran.

Termasuk rudal anti-tank dan pos peluncuran roket di bawah poros, serta kompleks militer di dalam terowongan bawah tanah milik organisasi teroris Hamas.

Hamas, menurut pernyataan itu, membalas dengan rudal anti-tank dan tembakan senapan mesin.

Tak satu pun rekaman, baik dari pihak Israel maupun Hamas, yang dapat diverifikasi secara independen.

Baca: Undang Makan Siang Bareng Tiga Bacapres, Netralitas Jokowi Tetap Diragukan Disebut Drama Politik

Namun gambar AFP menunjukkan gumpalan asap membubung di atas Gaza dan helikopter Israel menghujani Jalur Gaza utara dengan roket.

Kampanye pemboman yang dilakukan oleh Israel telah menewaskan 8.525 warga Palestina, kebanyakan dari mereka anak-anak, menurut data terbaru yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza.

Jumlah korban kemanusiaan telah memicu reaksi global, dengan kelompok bantuan PBB memperingatkan waktu hampir habis karena banyak dari 2,4 juta penduduk di wilayah itu tidak memiliki akses terhadap makanan, air, bahan bakar dan obat-obatan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak seruan internasional untuk melakukan gencatan senjata, dan mengatakan bahwa hal itu berarti 'menyerah' kepada kelompok Hamas yang telah ia janjikan untuk dihancurkan.

(Tribun-Video.com/ Bangkokpost.com)

Artikel ini telah tayang di Dailymail.co.uk dengan judul Baliho Ganjar-Mahfud di Bali Dicopot,

Host: Yustina Kartika
VP: Erwin Joko P

# Militan # Hamas # sandera # konflik

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Tribun Video

Tags
   #Militan   #Hamas   #sandera   #konflik

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved