Senin, 13 April 2026

MATA LOKAL MEMILIH

Bacapres Prabowo Balas Kesedihan PDIP Ditinggal Jokowi & Gibran: Kader Saya Juga Banyak Diambil

Selasa, 31 Oktober 2023 17:47 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM- Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto angkat bicara terkait sindiran Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke dirinya.

Sebelumnya, PDI-P mengaku tengah merasakan sedih yang mendalam lantaran ditinggal Jokowi.

Menanggapi ini, Prabowo mengatakan, Partai Gerindra yang dia pimpin juga kerap diambil pihak lain.

Namun menurutnya, ini adalah salah satu bentuk demokrasi.

Hal semacam ini sah-sah saja terjadi.

Prabowo mengklaim hubungan antara dirinya dan PDI-P tetap baik-baik saja selepas Gibran jadi bakal calon wakil presidennya.

Lagipula, Prabowo mengingatkan, mereka tetap dalam satu bangsa yang sama.

Baca: BEDA SIKAP Surya Paloh dan Politikus PDIP Tanggapi Pertemuan Jokowi Santap Siang dengan 3 Capres

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat ditemui di Posko Pemilih Prabowo-Gibran, Gunawarman, Jakarta, Senin (30/10/2023).

Selain itu, putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka pun resmi menjadi cawapres Prabowo.

Keputusan ini semakin membuat PDIP kesal.

Pasalnya, PDIP sendiri mengusung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Pilpres 2024.

Kesedihan ini diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto melalui keterangan tertulis kepada awak media pada Minggu (29/10/2023).

“PDI Perjuangan saat ini dalam suasana sedih, luka hati yang perih, dan berpasrah pada Tuhan dan Rakyat Indonesia atas apa yang terjadi saat ini,” kata Hasto.

Menurut Hasto, tidak sedikit akar rumput PDI-P yang tak percaya bahwa kader terbaiknya itu rela berpaling dari Partai Banteng yang membesarkan namanya.

Padahal, Jokowi telah diberikan dukungan akar rumput dan seluruh simpatisan PDI-P sejak menjadi Wali Kota Solo hingga menjabat sebagai Kepala Negara.

Baca: Simpang Siur Status Gibran di PDIP, Putra Sulung Jokowi Angkat Bicara Alasan Belum Kembalikan KTA

"Ketika DPP Partai bertemu dengan jajaran anak ranting dan ranting sebagai struktur Partai paling bawah, banyak yang tidak percaya bahwa ini bisa terjadi,” kata Hasto.

Hasto menuturkan, sejak adanya isu PDI-P akan ditinggalkan, seluruh kader dan simpatisan berharap hal tersebut tidak terjadi.

Namun, kenyataannya Jokowi yang didukung sejak menjabat Wali Kota Solo, Gubernur DKI dan Presiden RI dua periode itu benar-benar meninggalkan PDI-P.

Adapun perubahan sikap Jokowi terlihat ketika merestui putra sulungnya yang kini menjabat Wali Kota Solo itu maju sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto.

Padahal, Jokowi dan Gibran merupakan kader Partai Banteng Moncong Putih yang menyatakan sikap mendukung Ganjar Pranowo yang diusung PDI-P sebagai bakal calon presiden yang akan didukung.

Langkah Kepala Negara itu dinilai sebagian pihak sebagai upaya melanggengkan kekuasaan untuk membangun dinasti politik.

(Tribun-Video.com/ Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tanggapi Kesedihan PDI-P, Prabowo: Kader Saya Juga Banyak yang Diambil"

# PDIP # Prabowo Subianto # Partai Gerindra # Prabowo-Gibran

Editor: Unzila AlifitriNabila
Reporter: Nurul Ashari
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved