LIVE UPDATE
Amarah Panglima Pajaji Dengar Warga Rempang akan Dipiting, Buntut Perintah Panglima TNI
TRIBUN-VIDEO.COM - Pernyataan Panglima TNI Yudo Margono yang memerintahkan anggotanya memiting rakyat Rempang, Galang, Batam menuai kontroversi.
Hal ini menyusul adanya bentrokan antara aparat dan warga saat demonstrasi terkait proyek strategis nasional Rempang Eco City.
Pernyataan Panglina TNI tersebut juga dikomentari oleh Panglima Suku Dayak Panglima Pajaji yang dikenal dengan nama Agustinus Lucky.
Ia lantang menyuarakan solidaritasnya untuk masyarakat Rempang Batam.
Ia tampak geram melihat bentrokan yang terjadi di Batam. Bahkan saking berangnya, Panglima Pajaji siap mengerahkan pasukannya demi membela masyarakat agar Kepulauan Rempang.
Sebab ia merasa senasib dengan masyarakat Rempang.
Baca: Pulau Rempang Harus Dikosongkan sebelum 28 September, Lokasi Relokasi Warga Masih Berupa Hutan
Hal tersebut diungkapkan dalam unggahannya di akun Facebook Panglima Pajaji Skw.
Panglima Pajaji lalu memberi pesan ke aparat bahwa mereka terlahir dari masyarakat dan dibesarkan oleh masyarakat.
Namun nyatanya, tindakan aparat justru menyakiti masyarakat.
Panglima Pajaji memahami bahwa aparat hanya menjalankan tugas.
Pajaji lantas menyampaikan pesan ke masyarakat Rempang agar terus berjuang dan ia berjanji untuk membantunya.
Sebelumnya Pernyataan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono yang memerintahkan anggotanya memiting rakyat Rempang, di media sosial.
Video yang diunggah Tribun Network lewat kanal youtube itu pun diunggah ulang oleh masyarakat di sejumlah platform media sosial.
Pernyataan itu pun menuai kritik keras dan tanda tanya besar publik.
Sebab dalam instruksinya, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memerintahkan akan menerjunkan anggota TNI di Pulau Rempang.
Baca: Relokasi Rempang Terkesan Tergesa-gesa, Bahlil Jelaskan Alasan: Investasi Itu Kompetisi, Harus Cepat
Laksamana Yudo Margono pun meminta anggotanya untuk mengatasi kerusuhan di sana dengan cara memiting rakyat Rempang yang mencoba melawan.
Video pernyataan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono itu satu di antaranya diunggah akun @yaniarsim pada Jumat (15/9/2023).
Dalam tayangan berikutnya, Laksamana Yudo Margono menilai langkah tersebut mampu mengatasi sikap anarkis rakyat Rempang yang melakukan perlawanan.
Dirinya pun menegaskan anggota TNI yang diterjunkan ke Pulau Rempang harus dilengkapi dengan perlengkapan anti huru hara.
Yudo pun memerintahkan Kepala Badan Perbekalan Tentara Nasional (Babek TNI) untuk mempersiapkan perlengkapan anti huru hara.
Tujuannya agar anggotanya tidak menjadi sasaran empuk serangan rakyat Rempang saat terjadi kericuhan. (*)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Panglima TNI Perintahkan Tentara Piting Rakyat Rempang, Panglima Dayak Pajaji Berang Janji Datang
# Panglima Pajaji # Batam # Rempang # Panglima TNI Yudo Margono
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Warta Kota
Tribunnews Update
Polisi Periksa Kekasih Korban terkait Kematian Ibu dan Bayi di Kos Batam, CCTV Dicek
5 hari lalu
tribunnews update
Kasus Wanita Tewas dan Jasad Bayi di Dalam Lemari Kos Batam, Sempat Keluhkan Sakit Perut ke Pacar
6 hari lalu
Tribunnews Update
Polisi Ungkap Penyebab Laka Maut yang Tewaskan 3 Pelajar SMP di Jalan Turunan Barelang Batam
Senin, 6 April 2026
Live Tribunnews Update
Pemakaman Safaraz Siswa SMP yang Tewas Hantam Tiang Listrik di Barelang, Diantar Ratusan Pelayat
Senin, 6 April 2026
Live Tribunnews Update
Kronologi 3 Pelajar SMP Tewas usai Kebut-kebutan Hantam Tiang Listrik di Barelang, Motor Ringsek
Senin, 6 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.