Selasa, 28 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Sinyal Merapat ke PDIP, Demokrat Upayakan Pertemuan Megawati & SBY, Minta Doa Restu Segera Terwuju

Senin, 4 September 2023 20:08 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Ketua DPP Bidang BPOKK Partai Demokrat Herman Khaeron menyampaikan, pihaknya akan menjalin koalisi baru dalam waktu dekat dengan partai politik lainnya.

Herman Khaeron menyebut, kemungkinan soal Demokrat bakal gabung koalisi baru bakal diumumkan langsung Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal ini dikatakan Herman kepada awak media di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta, Senin (4/9/2023).

Kata dia, untuk saat ini Partai Demokrat masih terbuka menjalin komunikasi dengan pihak manapun.

Baca: Demokrat Cabut dari KPP Usai Deklarasi Duet Anies-Cak Imin, Pihak NasDem: Tidak Mungkin Mengajak

Termasuk kata dia, soal kemungkinan menjalin koalisi dengan PDIP dan Gerindra.

Sebab, sejauh ini menurut Herman, hanya ada dua koalisi itu yang kemungkinan terbentuk.

Meski begitu, kesepakatan soal koalisi ada pada kewenangan dari MTP.

Herman menyatakan, Demokrat akan terbuka untuk pihak manapun guna membahas rencana koalisi baru.

Ia hanya meminta doa restu agar pertemuan itu segera terwujud.

Akhirnya, Nasdem dan PKB pun telah resmi mendeklarasikan Anies dan Muhaimin Iskandar sebagai bacapres dan bakal calon wakil presiden (bacawapres) di Hotel Majapahit, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (1/9/2023).

Kemudian, Ketua DPP PDI-P Said Abdullah menyatakan bahwa Megawati terbuka jika Demokrat ingin bergabung ke barisan pendukung bacapresnya, Ganjar Pranowo.

Baca: Disebut Sebarkan Hoaks soal Deklarasi Anies-AHY, Demokrat Bantah Pastikan Ada Kesepakatan Cawapres

Diketahui Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak para kader Demokrat untuk menerima kenyataan Anies yang lebih memilih Cak Imin dibanding dirinya.

AHY mengatakan bisa memahami dan merasakan apa yang dirasakan para kader Demokrat.

AHY juga mengajak para kadernya untuk tetap tenang dan berpikir jernih.

Dikatakan AHY, para kader Demokrat marah dan kecewa bukan karena ketua umumnya tidak jadi cawapres tetapi karena perjuangan Demokrat telah dilukai oleh mereka yang tidak jujur serta telah melanggar komitmen dan kesepakatan.

Dalam hiruk pikuk politik menuju Pilpres 2024 ini, AHY mengatakan seolah-olah etika, integritas pribadi dan komitmen politik menjadi hal yang tidak penting dan tidak relevan.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul SBY Bakal Umumkan Keputusan Arah Koalisi Demokrat dalam Waktu Dekat, Dukung Ganjar atau Prabowo?

Host: Saradita
VP Indra

# SBY # Demokrat # Koalisi # PDIP # Ganjar Pranowo

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: sara dita
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #PDIP   #Demokrat   #SBY   #Megawati

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved