on focus
Fakta Terbaru Pegawai KAI Terduga Teroris Miliki Saldo Miliaran hingga Residivis jadi Pemasok Senpi
TRIBUN-VIDEO.COM - Densus 88 Antiteror Polri diketahui kembali menangkap seorang terduga teroris di Bekasi, Jawa Barat pada Senin (14/8/2023) lalu.
Terduga teroris tersebut merupakan karyawan PT KAI berinisial DE.
Densus 88 juga berhasil mengamankan lusinan senjata api rakitan.
Baca: Negara Teroris Harus Dihancurkan! Medvedev Yakin Serangan Balasan dari Ukraina akan Mati Tak Berdaya
Berdasarkan hasil pengembangan, polisi menangkap seorang teknisi AC di wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah pada Rabu (16/8/2023) lalu.
Dari penangkapan pelaku berinisial AR tersebut, polisi memyita sejumlah barang bukti.
Mulai dari airgun, mesin duduk, bor duduk, grenda, dan alat las.
AR berperan sebagai modifikator senjata api yang digunakan oleh oknum pegawai KAI berinisial DE.
Istri AR, D dalam keterangan pada Sabtu (19/8/2023) mengaku tak mengetahui kegiatan ilegal yang dilakukan sang suami.
Menurut D, selama ini dirinya hanya tahu AR bekerja sebagai tukang reaparasi alat elektronik seperti membuat engsel bubut dan service AC.
AR selama ini disebut tertutup untuk masalah keuangan dan pekerjaan.
Namun, D mengungkapkan, sempat tak sengaja mengetahui aktivitas bongkar senpi yang dilakukan sang suami.
D pun sempat marah besar pada AR selang sehari sebelum penangkapan oleh polisi.
Selain itu, D mengaku mengetahui suaminya mendapat pesanan dari DE melalui marketplace.
Namun D tidak mengetahui detail upah dan perjanjian di antara keduanya.
Baca: REAKSI BERAPI-API Budiman Sujadmiko Dukung Prabowo daripada Ganjar, Siap Terima Konsekuensi
Adapun Polda Metro Jaya telah menggerebek pabrik senjata modifikasi di Semarang.
Pabrik tersebut, dapat mengubah senjata air gun menjadi senjata api.
Senjata api modifikasi pabrikan di Semarang ini dipasarkan via platform e commerce.
Mereka menyamarkan penjualannya seolah-olah menjual air softgun atau airgun padahal senjata api maupun senjata modofikasi dari airgun ke senjata api.
Terkait penangkapan AR, Kapolsek Candisari Iptu Handri Kristanto bersama Camat setempat berjanji akan melindungi keselamatan istri dan anak pelaku yang masih kecil.
(TribunVideo.com)
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Majelis Etik Ombudsman Ungkap Dugaan Hery Susanto Minta Dana hingga Peras BUMN dalam Kasus Etik
Sabtu, 23 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Prabowo Tunjuk BUMN Kendalikan Ekspor SDA, Soroti Under-Invoicing dan Kebocoran Devisa Negara
Jumat, 22 Mei 2026
Berita Terkini
Keluarga Almarhum Kacab Bank BUMN Tersinggung, Sebut Hakim Ketua Tak Punya Empati saat Sidang
Jumat, 22 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Dinilai Janggal, Keluarga Korban Pembunuhan Kacab BUMN Akan Gugat Aturan Peradilan Militer ke MK
Jumat, 22 Mei 2026
Tribunnews Update
Geram! Istri Kacab Bank BUMN Tuntut Ganti Rugi Rp 5,8 Miliar, 3 Oknum TNI Tak Mampu Membayar
Kamis, 21 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.