Tribunnews Update
Koalisi Anies Tak Solid Disebut Jadi Pemicu Elektabilitas di Posisi Ketiga dan Cenderung Stagnan
TRIBUN-VIDEO.COM - Elektabilitas bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan cenderung stagnan.
Anies acap kali berada di posisi ketiga di bawah Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro mengungkap ada sejumlah faktor terkait hal itu.
Agung menilai rendahnya elektoral Anies disebabkan karena internal KPP tak kunjung solid.
Baca: PKS Ingatkan Potensi Demokrat Hengkang dari KPP Jika Anies Tak Segera Deklarasikan Cawapres
Adapun Koalisi Perubahan pendukung Anies diisi oleh Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Belum solidnya KPP membuat Anies sebagai capres belum memiliki agenda pra kampanye yang terintegrasi.
"Secara internal, KPP belum solid dalam mengampanyekan Anies, baik dalam konteks koalisi maupun di antara partai-partai yang menjadi anggotanya. Artinya Anies sebagai capres belum memiliki agenda pra kampanye yang terintegrasi, terstruktur, dan sistematis," ujar Agung saat dimintai konfirmasi, Senin (7/8/2023).
Salah satu contoh ketidak solidan menurut Agung adalah saat Anies berkampanye di Jawa Barat.
Baca: Pilpres 2024 109 Hari Lagi, Prabowo Masih Unggul atas Ganjar-Anies tapi Belum 50 Persen
Agung mengatakan saat Anies di Jawa Barat, hanya PKS dan Demokrat yang ikut mendampingi, sedangkan Nasdem tidak sekalipun hadir.
Begitu pun saat Anies ikut dalam agenda bersama NasDem, hanya salah satu dari PKS atau Demokrat yang hadir.
"Misalnya, saat kemarin berkampanye di Jabar, hanya PKS dan Demokrat saja yang tampak memanfaatkannya. Sementara Nasdem tak sekalipun hadir. Atau saat Anies bersama Nasdem, hanya PKS atau Demokrat yang salah satu hadir memanfaatkan agendanya," ucap Agung.
Selain ketidak solidan koalisi, faktor cawapres yang akan ditunjuk Anies juga berpengaruh besar pada elektoral dirinya.
Baca: 4 Prioritas Anies di Pilpres 2024 Tak Bisa Dongkrak Suaranya, PDIP: Tak Pahami Kebijakan Jokowi
Namun perdebatan terkait sosok cawapres Anies di Koalisi Perubahan menurut Agung masih jauh dari kata selesai.
Pasalnya masing-masing partai bersikukuh mengusung jagoannya untuk menjadi cawapres.
"Nasdem nyaman dengan cawapres dari NU, sementara Demokrat fokus mengusung AHY. PKS? Sejauh ini lebih terlihat mengikuti alur yang dibangun Nasdem dan Demokrat," jelas Agung. (Tribun-Video.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Elektabilitas Anies di Bawah Ganjar dan Prabowo, Pengamat: Internal Koalisi Perubahan Belum Solid"
Host: Umi Wakhidah
Vp: Nur Rohman Urip
# koalisi # Anies Baswedan # elektabilitas # Survei Elektabilitas Capres
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Kompas.com
Nasional
REFORMASI TNI DARURAT! Koalisi Sipil Desak Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum
Jumat, 27 Maret 2026
Terkini Nasional
Ahmad Sahroni Ungkap Alasan Anies Halal Bihalal ke SBY meski Tak Diundang, Bantah Ada Agenda Politik
Kamis, 26 Maret 2026
Terkini Nasional
ALASAN ANIES Hadiri Halal Bihalal di Rumah SBY Meski Tak Diundang, Ini Kata Jubirnya
Kamis, 26 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Demokrat Akui Anies Baswedan Tak Diundang Khusus untuk Bertemu SBY di Cikeas, Tak Ada Bahas Koalisi
Kamis, 26 Maret 2026
Terkini Nasional
Anies Baswedan ke Cikeas Temui SBY, Pengamat Sebut Peluang Duet dengan AHY di Pilpres 2029
Rabu, 25 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.