Kamis, 30 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Viralkan Posisi Paskibraka Doni Amansa yang Diduga Direbut Anak Perwira Polisi, Ortu Kini Disomasi

Jumat, 21 Juli 2023 17:00 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Paskibraka asal Konawe bernama Doni Amansa dikabarkan telah terpilih sebagai Paskibraka Nasional utusan Sulawesi Tenggara.

Namun ia mendadak digantikan oleh siswa lain bernama Wiradinata Setya Persada, siswa asal Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Penggantian nama Doni Amansa sebagai perwakilan Sultra jelang keberangkatan ke Jakarta menjadi polemik.

Orangtua Doni Amansa kemudian terus mencari keadilan untuk anaknya hingga ke Polda Sultra dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Jakarta.

Belakangan, orangtua Doni Amansa disomasi oleh orangtua Wiradinata Setya Persada yang merupakan siswa yang menggantikannya maju ke nasional.

Polemik terpilihnya Wiradinata Setya Persada sebagai Paskibraka 2023 berawal dari curahan hati (curhat) ibu dari Doni Amansa, Samsuani.

Kuasa hukum orangtua Wiradinata, Tajudin Sido mengatakan, tak terima dan langsung melayangkan somasi.

Tajudin mengungkapkan, orangtua Doni Amansa harus membuat pernyataan dan permohonan maaf keapda seluruh masyarakat Sultra, khususnya kepada Wiradinata yang sudah dinyatakan lolos seleksi Paskibraka Nasional.

Menurut Tajudin, orangtua Doni Amansa diduga telah menyerang pribadi Wiradinata Setya Persada.

Orangtua Doni Amansa dianggap melakukan pencemaran nama baik melalui unggahan di media sosial Facebook.

Kemudian, unggahan Facebook yang juga menyertakan foto Wiradinata dianggap membuat gaduh publik dan menimbulkan kontroversi masyarakat.

Selain itu, unggahan foto Wiradinata bersama panitia dan peserta lainnya dengan keterangan dan narasi yang dianggap menyerang pribadi sosok Paskibraka 2023 mewakili Sultra tersebut.

Sehingga membuat mental Wiradinata terganggu karena fotonya telah tersebar di mana-mana.

Menurut Tajudin, panitia seleksi pembentukan pasukan pengibar bendera tingkat Provinsi Sultra tahun 2023 telah bekerja sesuai dengan prosedur.

Berdasarkan hasil seleksi telah ditetapkan empat orang peserta yakni Wiradinata Setya Persada, Nadira Syalvallah, dan dua nama lainnya sebagai cadangan yakni Doni Amansa dan Aini Nur Fitriani.

Sejalan dengan surat keputusan gubernur tersebut, Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) telah memanggil dua orang peserta atas nama Wiradinata Setya Persada dan Nadira Syalvallah.

Untuk selanjutnya mengikuti Diklat Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat pusat tahun 2023.

Namun kemudian orangtua Doni Amansa menuduh panitia seleksi telah berlaku curang dalam proses seleksi dan atas tuduhan tersebut telah menyerang pribadi Wiradinata Setya Persada.

(Tribun-Video.com/Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Orangtua Doni Amansa Disomasi Imbas Polemik Paskibraka, Dituntut Minta Maaf atau Dipidana

# Doni Amansa # Paskibraka # Viral # Perwira Polisi

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: Tribun Medan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved