Minggu, 12 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Daftar Kebohongan Presiden AS soal Ukraina, Rusia Sebut Ada 7 Perkataan yang Dilanggar Joe Biden

Selasa, 11 Juli 2023 15:51 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia merilis daftar kebohongan yang dibuat Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden terkait perang di Ukraina.

Setidaknya ada 7 perkataan Biden yang telah dilanggar sendiri.

Baca: Gesitnya Pasukan Rusia, Langsung Serang Tentara Ukraina yang Nyaris Terobos Pertahanan

1. Bom Cluster

AS sebelumnya telah berjanji untuk mengurangi stok bom cluster pada 2016 dengan alasan bahaya.

Saat perang di Ukraina pecah, Gedung Putih melarang Rusia menggunakan bom semacam itu di medan perang.

Namun kini AS malah mengirim bom cluster ke Ukraina atas persetujuan Joe Biden.

Baca: Brutal! Terminator Rusia Tembakkan 400 Peluru Serang Ukraina, Posisi Kiev Terkunci Berkat Alat Ini

2. Rudal Jarak Jauh

Pada Mei 2022, Biden meyakinkan bahwa AS tak akan mengirim sistem roket ke Ukraina yang dapat menyerang Rusia.

Kurang dari sebulan kemudian, AS mengumumkan akan mengirim Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi M142, atau HIMARS, ke Kiev.

Senjata-senjata ini memiliki jangkauan antara 80 dan 110 kilometer.

3. Tank dan Pesawat

Saat awal konflik Ukraina, Biden menyatakan kehati-hatiannya soal jenis peralatan militer yang disediakan AS.

Namun pada Januari 2023, AS mengumumkan pengiriman 31 tank Abrams ke Ukraina.

Kemudian pada Mei, Biden menyetujui pelatihan pesawat tempur F-16 bagi pilot Ukraina, meski sebelumnya tak setuju soal pengiriman jet tersebut.

Baca: Hubungan Rusia-Turki Merenggang Imbas Pembebasan 5 Komandan Azov ke Ukraina, Dianggap Langgar Janji

4. Keterlibatan Tentara Amerika

Baru-baru ini dokumen Pentagon bocor terkait 14 tentara AS yang dikerahkan ke Ukraina.

Rusia juga mendapat informasi bahwa tentara bayaran asing dari AS sedang direkrut ke Kyiv.

Padahal, Biden pernah menyingung kehati-hatiannya soal kru AS yang terlibat di Ukraina.

Baca: Ukraina Gigit Jari, 5 Serangan Rudal S-200 Menuju Rusia Gagal Termasuk ke Arah Jembatan Krimea

5. Mempertahankan Demokrasi

Saat masih menjadi calon presiden, Biden berjanji bahwa demokrasi akan menjadi semboyan kebijakan luar negeri AS.

Namun, Rusia mempertanyakan ucapan Biden tersebut dalam kaitannya perang di Ukraina.

Moskow menyebut, Kyiv mendapat demokrasi 'ekspor' khusus dari Washington.

6. Transparansi di Ukraina

Gedung Putih pernah mengatakan bahwa Biden berkomitmen untuk mengembalikan transparansi dan kebenaran pada pemerintah.

Namun Rusia menilai, hal yang sering dilupakan dari krisis Ukraina adalah keterlibatan intim Biden dalam membentuk kebijakan AS di negara itu.

Baca: Ukraina Gigit Jari, 5 Serangan Rudal S-200 Menuju Rusia Gagal Termasuk ke Arah Jembatan Krimea

7. Nasib Ukraina

Rusia memprediksi AS akan mencapai titik lelah dalam membantu Ukraina.

Bantuan yang awalnya diberikan secara terus menerus mendadak terhenti hingga mengakibatkan pemerintahan Ukraina runtuh. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

# perang # Rusia # Amerika Serikat # Ukraina # Joe Biden # TRIBUNNEWS UPDATE

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Irvan Nur Prasetyo
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved