TRIBUNNEWS UPDATE
Zelensky Berhasil Bebaskan 5 Komandan Azov yang Ditahan di Turki, Rusia Meradang & Merasa Dikhianati
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membawa pulang lima mantan komandan Resimen Azov dari Turki pada Sabtu (8/7).
Lima komandan yang dibebaskan itu sebelumnya ditahan di Turki sebagai bagian dari pertukaran tahanan perang dengan Rusia tahun lalu.
Zelensky berhasil membawa pulang lima komandan Azov setelah bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Jumat (7/7).
Baca: Ukraina Kalang Kabut Minta Bantuan CIA, Rekrut Tentara Bayaran Asing AS & Kanada untuk Lawan Rusia
Namun, ia tak menjelaskan mengapa para komandan perang itu diizinkan pulang.
"Kami pulang dari Turki dan membawa pulang pahlawan kami," kata Zelensky, dikutip dari TASS, Selasa (11/7).
Adapun keberadaan lima komandan Azov di Ukraina dianggap sangat penting.
Sebab, mereka telah memimpin pertempuran sengit di Mariupol selama tiga bulan.
Baca: Media Independen Rusia, Menyebut Jumlah Korban Mencapai 50 Ribu Pria Rusia Selama Perang di Ukraina
Sehari setelah pembebasan tersebut, Rusia langsung menghubungi Menteri Luar Negeri Turki.
Moskow menuntut Ankara memberikan klarifikasi atas kembalinya lima komandan Azov ke Ukraina.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menuduh Turki telah melanggar perjanjian.
Berdasarkan ketentuan pertukaran tahanan, para pejuang harus tetap berada di Turki sampai perang berakhir.
Baca: Media Independen Rusia, Menyebut Jumlah Korban Mencapai 50 Ribu Pria Rusia Selama Perang di Ukraina
Sementara Rusia mengaku belum diberi tahu tentang pembebasan mereka.
"Kembalinya para pemimpin Azov melanggar kesepakatan yang ada," kata Peskov. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
# TRIBUNNEWS UPDATE # Volodymyr Zelensky # perang # Rusia # Ukraina
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS UPDATE
Terkuak Cara Iran Ekspor Minyak ke China saat Perang, Gunakan Armada Bayangan di Singapura-Malaysia
Jumat, 17 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Jimly Asshiddiqie Nilai Peradilan Militer Harusnya hanya Berlaku saat Perang
Jumat, 17 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
3 Tentara AS Sekarat saat Kapal Induk Nuklir USS Eisenhower Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki
Jumat, 17 April 2026
Mancanegara
Rusia Tegaskan Tak Ada Harga Diskon Minyak untuk RI di Tengah Krisis Global: Tak Ada Harga Teman
Jumat, 17 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Intel AS Peringatkan China dan Rusia Tinjau Dukungan Militer untuk Iran di Tengah Perang
Jumat, 17 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.