TRIBUNNEWS UPDATE
Janji Ukraina jika Terima Bom Cluster dari AS, Tak akan Digunakan untuk Serang Wilayah Rusia
TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov menyambut baik keputusan Amerika Serikat (AS) untuk mengirim bom cluster ke Kyiv.
Ia mengatakan, bom tersebut akan membantu membebaskan wilayah Ukraina dari penjajah.
Namun, Reznikov berjanji tak akan menggunakan bom terlarang itu di wilayah Rusia.
Melalui cuitan di akun Twitter-nya, ia menyebut bom cluster hanya akan digunakan di Ukraina.
Penggunaan bom ini semata-mata hanya demi menyelamatkan rakyat Kyiv dari serangan Rusia.
"Amunisi ini tidak akan digunakan di wilayah Rusia yang diakui secara resmi," kata Reznikov di Twitter, Sabtu (8/7).
Hal senada juga disampaikan Wakil Menteri Pertahanan untuk Kebijakan AS, Colin Kahl.
Ia mengaku telah diberi tahu Ukraina bahwa mereka tidak akan menggunakan bom cluster di daerah perkotaan yang ditinggali warga sipil.
Baca: Munisi Tandan ke Ukraina Ditentang 38 Organisasi HAM, Berpotensi Bunuh Warga Sipil
"Ukraina tidak akan menggunakan amunisi ini di "daerah perkotaan berpenduduk sipil," kata Kahl, dikutip dari RT, Minggu (9/7).
Kahl menjelaskan, pihaknya akan mengirim bom cluster DPICM dengan tingkat ancaman paling kecil.
Bom ini dapat ditembakkan dari sistem artileri yang dipasok NATO ke Ukraina.
Kahl tidak menyebutkan berapa jumlah bom cluster yang akan diberikan kepada Kyiv.
Namun, ia mencatat bahwa AS memiliki ratusan ribu peluru semacam itu di gudang.
Sebagai informasi, bom cluster atau bom tandan telah dilarang oleh lebih dari 100 negara.
Saat diledakkan, bom ini akan melepaskan bom yang lebih kecil yang dapat membunuh siapa saja di area yang luas.
Bom yang gagal meledak juga menimbulkan bahaya selama beberapa dekade, meski perang sudah berakhir.(Tribun-Video.com)
https://www.rt.com/russia/579358-us-ukraine-cluster-munition
# TRIBUNNEWS UPDATE # Ukraina # Bom Cluster # Rusia
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Fadli Zon Pasang Badan Prabowo Dikritik Kunjungan ke Prancis saat Idul Adha: Salat Bisa di Mana Saja
11 jam lalu
Tribunnews Update
Menteri Sosial Saifullah Yusuf Responi Prabowo ke Prancis saat Idul Adha, Punya Pertimbangan Khusus
11 jam lalu
Tribunnews Update
Momen Hangat saat Gibran Kunjungi Sekolah di NTT, Tinjau Program Prioritas 3T Sampai ke Pelosok
11 jam lalu
Tribunnews Update
Ria Ricis Kurban Sapi Berbobot Hampir 1 Ton di Idul Adha 2026, Ajarkan Makna Ibadah ke Moana Anaknya
11 jam lalu
Tribunnews Update
Ayu Ting Ting Buka Suara soal Kedekatan dengan Politisi Kevin Gusnadi, Sudah Dikenalkan ke Keluarga
12 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.