Rabu, 6 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Beda dengan AS, Jerman Ogah Kirim Bom Cluster ke Ukraina untuk Lawan Rusia, Ini Alasannya

Jumat, 7 Juli 2023 21:57 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat (AS) dikabarkan akan segera mengirim bom cluster atau bom tandan ke Ukraina.

Rencana tersebut menuai kontroversi karena bom cluster telah dilarang oleh 100 negara lebih.

Terkait hal ini, Jerman mengaku tak akan mengambil langkah nekat seperti AS.

Menteri Luar Negeri Jerman Boris Pistorius mengatakan, pihaknya sudah menandatangi perjanjian terkait bom cluster.

Ia pun menjamin Jerman akan tetap patuh pada perjanjian tersebut.

Sementara negara lain seperti AS, China, Rusia, dan Ukraina tidak tergabung dalam perjanjian.

Sehingga menurut Pistorius, dirinya tak berhak untuk mengomentari tindakan mereka.

Baca: Sosok Lansia 64 Hobi Lari hingga Ikut Event Marathon sejak 1999, Keliling Eropa hingga Amerika

"Jerman telah menandatangani konvensi, jadi bukan pilihan bagi kami," kata Pistorius, dikutip dari TASS, JUmat (7/7).

Sebelumnya, Juru Bicara Pentagon Patrick Ryder mengatakan, rencana pengiriman bom cluster masih dalam tahap pertimbangan.

Pihaknya mengaku siap untuk menyediakan bom dengan ancaman paling minimum bagi penduduk sipil ke Ukraina.

Namun, pemerintah AS masih belum mengumumkan keputusan itu secara resmi.

Adapun bom cluster bekerja dengan melepaskan sejumlah bom yang lebih kecil atau dikenal dengan istilah submunisi.

Elemen yang tidak meledak menimbulkan risiko besar bagi warga sipil selama bertahun-tahun, meski pertempuran sudah berakhir.

Karena itulah, ratusan negara sepakat untuk melarang penggunaan bom ini dalam konflik.(Tribun-Video.com)

https://tass.com/world/1643889

# TRIBUNNEWS UPDATE # Jerman # Bom Cluster # Ukraina # Rusia

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Tribun Video

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Jerman   #Bom Cluster   #Ukraina   #Rusia

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved