TRIBUNNEWS UPDATE
Jerman Ogah Memasok Amunisi ke Pasukan Ukraina, Schloz: Kami Akan Memfilter Semua Permintaan
TRIBUN-VIDEO.COM - Kanselir Jerman, Olaf Scholz mengatakan bahwa Berlin tak mau memberikan amunisi jarak jauh ke pasukan Ukraina.
Terkait penolakan tersebut, Berlin mengatakan, masih berusaha berhati-hati dan memfilter semua permintaan yang diterima.
Yakni, menurut Berlin, pihaknya tak ingin senjata yang disuplainya digunakan unuk menyerang wilayah Rusia.
Lantas, mereka hingga kini masih enggan memasok senjata amunisi untuk Kiev dan turut berhati-hati dalam menerima permintaan.
Sebelumnya, Presiden Ukraina Vladimir Zelensky sempat bertemu dengan Scholz pada Mei lalu.
Kala itu, Zelensky menyampaikan bahwa Kiev menginginkan rudal Taurus KEPD 350 Swedia-Jerman.
Baca: Ukraina Gagal Mengukur Kekuatan Militer Milik Putin, Tak Realistis Berharap Rusia Kehabisan Rudal
Baca: Putus Asa Isu Rusia Rekrut Warga Bekas Negara Soviet, Kazakhstan untuk Berperang Lawan Ukraina
Seperti diketahui, amunisi yang diluncurkan dari udara tersebut dipersenjatai dengan hulu ledak 500 kilogram.
Bahkan amunisi tersebut bisa menempuh jarak hingga 500 kilometer.
Belakangan ini, selama bertempur di medan perang, Ukraina mendesak diberikan sistem senjata yang lebih canggih dari pendukung baratnya.
Seperti diketahui, Kiev sempat meminta NATO untuk memasok jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat.
Selain itu, beberapa bulan terakhir Kiev turut meminta tank tempur Leopard 2 dan Leopard 1.
Kemudian, M1 Abrams, dan Challenger 2 dari berbagai masing-masing negara, seperti UE, AS, dan Inggris.
Lantas dalam upaya melakukan pertempuran di medan perang, sejauh ini hanya Inggris yang kerap memasok rudal jarak jauh ke Kiev.
(Tribun-Video.com/rusiatoday.com).
#beritaterbaru #beritaterkini #beritaviral #live #breakingnews #politik
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Rania Amalia Achsanty
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Kejagung Tetapkan Riza Chalid sebagai Tersangka Korupsi Petral, Kini Diburu dan Masuk DPO
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Predator Laut Iran Buat Kapal Induk AS Mundur, AS Sulit Kendalikan Hormuz
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
Polemik Motor SPPG, Purbaya Akui Miskomunikasi & Kecolongan, Pastikan Hentikan Pembelian di 2026
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
Rampung Diperiksa, 5 Tersangka Korupsi Petral Diborgol, Pakai Rompi Digiring ke Mobil Tahanan
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
Aktivis Rayakan Gencatan Senjata AS-Iran, Klaim Teheran Menang dalam Aksi Damai dan Dukungan Global
Kamis, 9 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.