Sabtu, 25 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

KKB Egianus Kogoya Minta Papua 'Bebas' dari Indonesia dan Dipersenjatai TNI, Kapolda Menolak Tegas

Sabtu, 1 Juli 2023 15:41 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Pusat Penerangan TNI, Laksda Julius Widjojono, merespons soal adanya pesan ancaman KKB menembak mati pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens.

Diketahui, pesan ancaman itu beredar di media sosial dan kabarnya sampai ke TNI.

Julius menegaskan, jika hal itu benar terjadi, maka KKB tahu konsekuensinya.

Baca: Pengamat Wanti-wanti Cara Bebaskan Pilot Susi Air dari KKB Pakai Uang Tebusan, Rembet Tuntutan Baru

Adapun, maksud konsekuensinya, yakni perihal kemerdekaan Papua.

Pasalnya, jika ancaman dilakukan, akan lebih memudahkan satgas untuk melakukan operasi.

"Jika ancaman itu dilakukan, saya yakin mereka tahu konsekuensinya utamanya dari negara pendukung kemerdekaan Papua, dan secara strategi operasi akan lebih memudahkan Satgas untuk lakukan operasi," kata Julius.

Sebagai informasi, ada dua permintaan dari KKB pimpinan Egianus Kogoya dalam upaya nogosiasi pembebasan pilot Susi Air.

Di situ, mereka meminta untuk merdeka atau lepas dari Indonesia dan permintaan senjata.

Mereka memberikan batas waktu hingga 1 Juli 2023.

Baca: BREAKING NEWS: Batas Waktu Negosiasi KKB soal Pilot Susi Air Habis 1 Juli, Kapten Philip Terancam?

Jika melewati batas itu, maka Egianus dan kelompoknya akan melukai Kapten Philip.

Menanggapi permintaan itu, Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri menegaskan pihaknya tidak akan memenuhi dua permintaan tersebut.

Namun, untuk permintaan uang masih bisa disiapkan.

Lebih lanjut, Kapolda Papua pun berharap Egianus memikirkan soal hal kemanusiaan.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Respons TNI soal Ancaman KKB Tembak Mati Pilot Susi Air: Mereka Tahu Konsekuensinya

Host: Nina Agustina
Vp: Rania A

# Ancaman # KKB # Pilot Susi Air # Kapolda Papua # Philip Mark Mehrtens

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Ninaagustina
Video Production: Rania Amalia Achsanty
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved