Rabu, 29 April 2026

LIVE UPDATE MANCANEGARA

Pasukan Ukraina Siap Serang Balik Rusia, Tetapi Presiden Zelensky Khawatir Banyak Korban di Pihaknya

Minggu, 4 Juni 2023 15:08 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - Setelah cukup lama menanti, Ukraina siap meluncurkan serangan balik kepada Rusia.

Hal itu diungkapkan oleh Presiden Volodymyr Zelensky, pada Sabtu (3/6/2023) kemarin.

Di mana dalam keterangannya, ia menyebut bahwa pasukan Ukraina siap merebut kembali wilayahnya yang telah diduduki Rusia.

Dalam kesempatan itu Zelensky juga mengungkapkan kekhawatirannya jika rencana tersebut tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan akan ada banyak korban di pihaknya.

Sebelumnya Zelensky berulang kali memperingatkan bahwa Ukraina membutuhkan lebih banyak waktu dan senjata untuk melakukan serangan balik.

Sebab hingga kini, perlengkapan militer dan senjata yang dipasok ke Ukraina masih belum cukup.

“Kami ingin memiliki hal-hal tertentu, tetapi kami tidak bisa menunggu berbulan-bulan,” katanya.

Baca: Pendukung Ukraina Blak-blakan Kehabisan Senjata Lawan Rusia, Harapan Kiev Gabung NATO Pupus

Menurutnya sebagian besar tentara juga akan mati jika Kyiv tidak diberi senjata untuk melawan kekuatan udara Rusia.

Pemimpin Ukraina itu juga mengatakan, akan berbahaya meluncurkan serangan balik tanpa lebih banyak bantuan Barat dalam melawan serangan udara Rusia.

Komentar Zelensky itu dilontarkan saat ibu kota Kyiv pekan ini dilanda serangkaian serangan udara, termasuk pada siang hari yang jarang terjadi.

“Semua orang tahu betul bahwa setiap serangan balasan tanpa superioritas udara sangat berbahaya,” ucap Zelensky.

Dia melanjutkan, hanya ada satu senjata yaitu sistem pertahanan udara Patriot buatan AS yang dapat melindungi langit Ukraina.

Oleh karena itu, ia meminta lebih banyak untuk dikirim ke Kyiv untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa.

"Kenyataannya adalah 50 Patriot, sebagian besar, akan mencegah jatuhnya korban tewas."

Zelensky menambahkan, Presiden Rusia Vladimir Putin harus takut dengan kekuatan dunia.

Baca: Rusia Menggila, Kini Kerahkan Pasukan Gempur hingga Total 1,5 Juta Tentara untuk Serang Ukraina

Namun, rasa frustrasi turut diungkapkan Zelensky kepada para pemimpin Barat menjelang KTT NATO di Vilnius bulan depan.

Ukraina terus menekan agar bisa bergabung dengan aliansi pertahanan tersebut.

"Jika kami tidak diakui dan diberi sinyal di Vilnius, saya yakin tidak ada gunanya Ukraina berada di KTT ini," katanya.

Dia mengakui bahwa Ukraina paham tidak mungkin bergabung dengan NATO selama invasi Rusia.

Sebagai informasi, pada bulan Mei, Kiev mengklaim bahwa pasukannya berhasil mencegat rudal hipersonik Kinzhal Rusia, menggunakan sistem pertahanan udara Patriot.

Namun Moskow membantah klaim tersebut, dan menuduh Ukraina secara rutin melebih-lebihkan efektivitas pertahanan udaranya.

Ukraina sendiri telah lama mendiskusikan serangan balasan terhadap Rusia untuk merebut kembali wilayah yang dianggap Kiev sebagai miliknya.

Itu telah menunda operasi beberapa kali, dengan alasan kekurangan amunisi, senjata, dan bahkan kondisi cuaca buruk.

Kembali pada pertengahan Mei Zelensky mengklaim bahwa Kiev siap untuk melancarkan serangan, sambil mempertahankannya membutuhkan lebih banyak senjata Barat.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di RT.com dengan judul Ukraine ‘ready’ to launch counteroffensive – Zelensky

Simak berita terkait Konflik Rusia vs Ukraina di sini.

# Rusia # Volodymyr Zelensky # Ukraina

Editor: Fitriana SekarAyu
Reporter: Ariska Nur Choirina
Videografer: Fitriana SekarAyu
Video Production: Dyah Ayu Ambarwati
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Ukraina   #Volodymyr Zelensky   #Rusia

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved