Senin, 20 April 2026

HAJI 2023

Jelang ke Mekah, PPIH akan Segera Cek Kelengkapan Dokumen Migrasi Jemaah Haji Indonesia

Minggu, 28 Mei 2023 19:02 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Thamzil Thahir

TRIBUN-VIDEO.COM, MADINAH - Otoritas haji Indonesia PPIH Arab Saudi, mulai mengecek kelengkapan dokumen perjalanan kepindahan (migrasi) jemaah haji dari Madinah ke Mekah, awal Juni 2023.

Pengecekan ini langsung ke kantor Muassah Adillah di Madinah.

Muassasah adalah perwakilan otoritas haji dan mitra strategis kerajaan Saudi dengan negara, perusahaan travel haji-umrah jemaah haji, dan atau perorangan.

Baca: 10 Menu Makanan Khas Nusantara Siap Temani 229 Ribu Jemaah Haji Indonesia, Cita Rasa Terus Dijaga

"Ini kunjungan rutin untuk validasi 18 ribu paspor jemaah gelombang pertama, empat hari terakhir," ujar Kepala Seksi Layanan Kedatangan dan Kepulangan (Yanpul) Daerah Kerja Madinah Cecep Nursyamsi, Sabtu 27 Mei 2023 siang.

Menurut Cecep, inspeksi validasi ini sebagai pengecekan awal sebelum jemaah Gelombang I Indonesia di Madinah, bergerak ke Mekah untuk persiapan puncak musim haji.

"Selama di Tanah Suci, jemaah itu dilarang pegang paspor. Jadi kita depositkan di muassasah, untuk keamanan dan sekaligus jaminan," ujar Cecep saat diterima manajemen Daleel Al Zoowa, di Jalan Abubakar Saazii, Distrik Urwah, sekitar 2,1 km tenggara Masjid Nabawi.

Daleel Alzowa, adalah perusahaan pihak ketiga kontrakan Muassahan Adillah untuk mengurus sejumlah item layanan strategis, transportasi, akomodasi, perizinan dokumen perjalanan dan ziarah, keselamatan jamaah, termasuk deposito dan penyimpanan paspor para jamaah luar negeri.

Sebelum kunjungan ke Muassaah, Cecep menggelar rapat dengan 24 pimpinan kloter dari 9 embarkasi di Kantor Misi Haji Indonesia, sekitar 2,5 km dari Maktab Muassasah.

Baca: Tangis Keluarga Iringi Keberangkatan Jemaah Calon Haji asal Ciamis, Calhaj Termuda Usia 19 Tahun

Di kantor ini mitra PPHI Indonesia ditempatkan di gedung Nomor 10.

Sembilan gedung lainnya digunakan jamaah dari negara Asia Tenggara, Malaysia, Thailand, Brunei, Singapura, dan negara Asia lain.

Di kantor Muassasah, PPHI menempatkan sekitar 8 staf perwakilan.

Mereka adalah petugas haji dari mukimin dan mahasiswa Indonesia di Jazirah Arab, Saudi, Sudan dan Mesir.

Pihak PPHI Indonesia, mempercayakan pengurusan ini kepada bidang dan seksi Layanan Kepulangan.

Sebagai negara pengirim jemaah terbesar, Indonesia mendapat dua kompartemen gedung.

Satu ruangan seukuran meja pimpong khusus untuk menyimpan paspor jemaah.

Paspor dibagi tiap embarkasi.

Baca: Tangis Keluarga Iringi Keberangkatan Jemaah Calon Haji asal Ciamis, Calhaj Termuda Usia 19 Tahun

Tribun berkesempatan masuk ke ruangan muassah.

Muassasah ini merupakan organisasi gabungan antara mutawif pembimbing tawaf (syekh dan munawir) dan, pembimbing ziarah.

Organisasi ini didirikan 3 Mei 1984 oleh pemerintah Arab Saudi untuk meningkatkan mutu layanan haji mereka, baik di Mekah, Madinah, maupun di Jeddah.

Bertugas dan bertanggung jawab melayani akomodasi, transportasi bimbingan ibadah haji dan pelayanan umum.

Adapun dalam urusan Umrah, Muassasah bertugas menerbitkan dokumen perjalanan dari pihak MOFA (Ministry of Foreign Affairs).

Baca: Jenazah Jemaah Haji yang Meninggal Akhirnya Dimakamkan di Baqi Madinah

Dengan MOFA inilah, calon peserta Umrah dapat mengajukan visa Umrah ke Kedutaan Besar Saudi Arabia (KBSA) di negara masing masing. (*)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunflores.com dengan judul H-6 Migrasi ke Mekah, PPIH Cek Deposito Paspor Jamaah di Kantor Muassasah Adillah

# PPIH # jemaah haji # Madinah # Arab Saudi

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Rahmat Gilang Maulana
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #jemaah haji   #PPIH   #Madinah   #Arab Saudi

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved