Kamis, 16 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

5 Persen Warga Amerika Serikat Terancam Jadi Pengangguran Imbas AS Berpotensai Gagal Bayar Utang

Jumat, 5 Mei 2023 14:59 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebanyak 5 persen warga Amerika terancam kehilangan pekerjaan, apabila pemerintah AS tak segera menangani ancaman gagal melunasi utang di tengah krisis ekonomi global.

Hal tersebut disampaikan para ekonom Gedung Putih pada Kamis (4/5/2023).

Mereka menyampaikan sekitar 8 juta warga AS akan jadi pengangguran, imbas kegagalan pemerintah AS dalam pelunasan tagihan utangnya yang membengkak di kisaran 31,45 triliun dolar AS per 31 Maret 2023.

Baca: Mediasi Gagal, Tamara Bleszynski Keberatan Bayar Utang Pengobatan Ayah Senilai Rp 4 Miliar

"Kegagalan bayar utang yang berlarut-larut kemungkinan akan menyebabkan kerusakan parah pada ekonomi, dengan pertumbuhan tingkat pekerja yang kuat saat ini menjadi penurunan yang berjumlah jutaan," ucap para ekonom Gedung Putih, dikutip dari CNN, International.

Selain itu, tak hanya angka pengangguran saja yang akan meningkat, ancaman gagal bayar utang ini juga bisa membuat Produk Domestik Bruto (PDB) AS turun sebesar 6,1 persen.

Penurunan tersebut jadi yang terendah dalam sejarah.

Hal ini sejalan dengan prediksi yang dibuat perusahaan jasa keuangan, Moody's Analytics pada bulan Maret lalu

Moody's Analytics memproyeksikan ada 7 juta pekerja yang akan mngalami pemecatan massal imbas gagal bayar utang jangka panjang yang dialami AS.

Sebelumnya Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen juga sudah memperingati negaranya untuk bersiap menghadapi krisis ekonomi, dan lonjakan suku bunga yang jauh lebih tinggi di tahun-tahun kedepan.

Baca: Live Update Mancanegara: Rusia Perintahkan Wajib Militer, Utang Ukraina Menumpuk Sampai Rp 233 T

Terlebih lagi, Yellen menuturkan, saat terjadi gagal bayar, peringkat kredit AS akan mengalami downgrade.

Di sisi lain, Jean Pierre Sekretaris pers Gedung Putih menegaskan, Amerika Serikat tidak akan mengalami gagal bayar utang.

Pemerintah AS bersama Pimpinan DPR Amerika Serikat Kevin McCharty, berencana memotong pengeluaran negara sebesar 4,5 triliun dolar AS guna menopang kenaikkan batas utang senilai 1,5 triliun dolar AS.

Baca: Jokowi Sebut 28 Negara Antre Ngutang ke IMF Akibat Krisis Perekonomian, Menkeu: Perlu Kolaborasi

Setidaknya jika pemangkasan benar-benar direalisasikan, 8 juta orang Amerika dapat terhindar dari ancaman PHK. (*)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 8 Juta Orang Terancam Jadi Pengangguran Buntut dari Gagal Bayar Utang AS

# TRIBUNNEWS UPDATE # Gagal bayar # utang # Amerika Serikat

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Video Production: Fegi Sahita
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved