Rabu, 22 April 2026

Internasional

PBB Beri Peringatan soal Perang Sudan! Imbas Gencatan Senjata 800 Ribu Orang Berpotensi Larikan Diri

Selasa, 2 Mei 2023 14:33 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - PBB memberi peringatan jika kemungkinan akan ada 800.000 orang melarikan diri dari Sudan.

Hal itu imbas dari faksi militer saingan yang bertempur di ibu kota.

Tak menutup kemungkinan juga terkait gencatan senjata dan negara-negara asing hentikan evakuasi.

Baca: Total 344 WNI dan 15 WNA Dievakuasi Keluar dari Sudan Menggunakan Boeing 737 TNI AU

Diketahui, ratusan orang telah meninggal dunia dan ribuan terluka selama 16 hari pertempuran.

Hal itu terjadi sejak perselisihan antara tentara Sudan dengan RSF paramiliter, meletus menjadi konflik pada 15 April.

Raouf Mazou selaku wakil kepala pengungsi PBB mengatakan, jika agensinya merencanakan eksodus 815.000 orang.

Termasuk 580.000 pengungsi Sudan serta pengungsi asing yang sekarang tinggal, dan sekitar 73.000 telah meninggalkan Sudan.

Dilansir dari Reuters, tampaknya ada sedikit prospek resolusi cepat untuk krisis.

Krisis itu seolah melepaskan bencana kemanusiaan dan merusak sebagian besar Khartoum.

Baca: LIVE: Konferensi Pers Menteri Luar Negeri dari Doha terkait Evakuasi WNI dari Sudan

Hal itu berisiko menarik kekuatan regional, dan menyalakan kembali konflik di wilayah Darfur.

Kedua belah pihak sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata yang banyak dilanggar selama 72 jam.

PBB mengatakan, jika mereka mungkin mengadakan pembicaraan gencatan senjata di Arab Saudi.

Tapi, serangan udara dan artileri terdengar saat asap menggantung di Khartoum dan kota-kota tetangga.

Orang Sudan yang berkelana ke jalanan dikejutkan oleh transformasi tersebut.

Mereka mengatakan jika mereka banyak melihat mayat dan semua kawasan industri telah dijarah.

"Kami melihat mayat. Kawasan industri yang semuanya dijarah. Kami melihat orang-orang membawa TV di punggung mereka dan karung besar dijarah dari pabrik," kata penduduk Mohamed Ezzeldin.

Baca: Cerita WNI di Tengah Perang Sudan: Suara Tembakan Terdengar Setiap Hari, Bikin Parno dan Sulit Tidur

Imbas dari perebutan kekuasaan antara panglima militer dan kepala RSF itu, banyak yang merasa takut akan kehidupan mereka.

Puluhan ribu orang Sudan telah meninggalkan rumah, beberapa berkumpul di pusat-pusat kota.

Seperti Atbara timur laut Khartoum, bahkan mereka menyusun rencana untuk menuju perbatasan Mesir dan Chad.

Sebagai informasi, kementrian kesehatan mengatakan jika setidaknya 528 orang meninggal dunia dan 4.599 terluka.

Baca: Akibat Konflik Sudan, Mahasiswa Semester 7 Dipulangkan ke Keluarga oleh Pemprov Sulbar

Dan PBB juga telah melaporkan jumlah kematian yang sama, tapi percaya, jumlah korban sebenarnya jauh lebih tinggi. (Tribun-Video.com/YessyWienata)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul PBB Peringatkan Risiko Eksodus 800.000 Warga Sudan

# PBB # Sudan # perang # konflik # gencatan senjata

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Febi Frandika
Sumber: Kompas.com

Tags
   #PBB   #Sudan   #perang   #konflik   #gencatan senjata

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved