Tribunnews Update
Bisnis AKBP Achiruddin, Punya Kos-kosan dan Redoorz, Pernah Digerebek Warga Jadi Tempat Maksiat
TRIBUN-VIDEO.COM - Buntut penganiayaan yang dilakukan anaknya, AKBP Achiruddin Hasibuan terus menjadi sorotan publik.
Termasuk sumber harta kekayaannya.
Terkini, ia dikabarkan memiliki bisnis penginapan tapi pernah digrebek warga karena diduga menjadi tempat maksiat.
Dikutip dari Tribun-Medan.com pada Sabtu (29/4/2023), bisnis penginapan AKBP Achiruddin ini berupa kos-kosan dan RedDoorz.
Baca: AKBP Achiruddin Terancam Dimisikinkan, Kebobrokannya Terbongkar Satu per Satu
Lokasinya di Jalan Guru Suman, Desa Bandar Khalipah, Dusun XVI, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.
Kepala Dusun XVI, Tusimun menerangkan, kos-kosan itu sudah lama berdiri sebelum dirinya menjadi sebagai kepala dusun.
Ia mengaku sudah menjabat sebagai kadus selama empat tahun.
"Iya benar itu milik beliau, sebelum saya menjadi kepala Dusun sudah ada itu. Saya sendiri sudah empat tahun menjabat kepala Dusun," kata Tusiman kepada Tribun Medan melalui seluler, Jumat (28/4/2023).
Baca: Diduga Terima Gratifikasi, AKBP Achiruddin Lari Terbirit-birit seusai Diperiksa hingga Larut Malam
Diungkapkan, kos-kosan milik Achiruddin yang terdiri dari delapan kamar.
"Itu rumah sewa, 8 pintu rumah sewa dan RedDoorz itu punya dia," bebernya.
Menurut Kepala Dusun, AKBP Achiruddin Hasibuan sendiri sering datang ke kos-kosan dan RedDoorz miliknya tersebut.
Akan tetapi, sejak kasus penganiayaan mencuat dan viral di media sosial, Achiruddin sudah tidak pernah datang lagi untuk memantau kondisi bisnis penginapannya itu.
"Sering dia datang, kita jumpa kok kalau dia datang. Semenjak seminggu ini lah gak nampak dia," ujarnya.
Baca: KPK akan Dalami LHKPN AKBP Achiruddin, Ada Harta Tak Dilaporkan, Diduga Lakukan Penyimpangan Dana
Menurut kesaksian warga, kos-kosan dan RedDoorz tersebut pernah didemo oleh masyarakat setempat.
Mereka menolak keberadaan usaha penginapan tersebut.
Hal ini lantaran diduga menjadi tempat maksiat.
Warga kerap memergoki ada wanita keluar dari penginapan tersebut dengan pakaian minim.
Dijelaskan, warga tidak mau kampung mereka dikotori dengan hal-hal maksiat.
"Karena dulu di sini tempat para pasangan gak jelas, yang mau bermaksiat. Jadi kami warga sini gak terima lah kampung kami dikotorin. Nanti adalah cewek keluar cuman make pakaian minim nampak pahanya," ucap ibu tersebut kepasa Tribun Medan, Jumat (28/4/2023).
Warga pun berharap bisnis penginapan Achiruddin tersebut nantinya dapat ditutup.
Hal ini karena masyarakat setempat resah dengan aktivitas para pasangan yang berkunjung.
"Ya gitu lah bersyukur, gak resah lagi," ungkapnya.
Kini, berdasarkan pengamatan, RedDoorz itu masih beroperasi seperti biasa.
Di halaman parkiran RedDoorz pun masih terlihat ada mobil yang terpakir, dan ada seorang pria yang berada di gerbang RedDoorz tersebut. (Tribun-Video.com/ Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Kos-kosan dan Redoorz Milik AKBP Achiruddin Pernah Digrebek Warga, Diduga Menjadi Tempat Maksiat
HOST: BIMA MAULANA
VP: Nur Rohman Urip
# bisnis # AKBP Achiruddin # kos-kosan # digerebek warga # maksiat
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribun Medan
Viral
TEGAS! BGN PERINGATKAN Hendrik seusai Kelola 7 Dapur MBG, Tegaskan Bukan Tempat Ladang Bisnis
Jumat, 27 Maret 2026
Tribunnews Update
Motif Pembunuhan Eks Sekjen Pordasi DKI Gegara Utang Bisnis, Korban Disiksa-Dibuang di Gumuk Pasir
Senin, 2 Februari 2026
Live Update
Berburu Kopi di antara Kios Jamu Pasar Beringharjo Jogja, Kios Kun Hariana Jujugan Wisatawan Manca
Minggu, 1 Februari 2026
Live Update
Wisata Alam di Kuningan Lesu gegara Cuaca Labil, Bisnis Destinasi Merosot Tajam Terancam Tutup
Minggu, 1 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.