Kamis, 9 April 2026

Tribunnews Update

Oknum Peneliti BRIN yang Diduga Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah karena Berbeda Lebaran Diusut Polisi

Selasa, 25 April 2023 16:41 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mulai mengusut kasus dugaan ancaman pembunuhan terhadap warga Muhammadiyah.

Diberitakan, seorang oknum Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bernama Andi Pangeran (AP) Hasanuddin adalah orang yang memberi ancaman pembunuhan tersebut karena perbedaan hari lebaran lewat komentar di Facebook.

Oleh karenanya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut, kasus tersebut sedang dalam tahap penyelidikan.

Baca: Oknum Pegawai BRIN Ancam Halalkan Darah Umat Muhammadiyah Gara-gara Lebaran, Kini Minta Maaf

Brigjen Ahmad menyampaikan keterangan tersebut pada Selasa (25/4/2023).

"Polri sedang melakukan penyelidikan," kata Brigjen Ahmad.

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Adi Vivid juga mengatakan, timnya sedang mendalami pernyataan AP yang diduga berisi ancaman pembunuhan dengan melakukan pemetaan.

Adapun, pernyataan AP yang viral dan diduga melakukan ancaman pembunuhan warga Muhammadiyah berkaitan dengan perbedaan penentuan Hari Raya Idul Fitri 1444 H antara Muhammadiyah dengan Pemerintah.

Brigjen Vivid lalu mengatakan sedang melakukan profiling tentang pernyataan tersebut.

Sebagai informasi, tangkapan layar pernyataan AP Hasanuddin sempat viral di media sosial.

Baca: Penyebab Pembunuhan Pemilik Hotel di Jakarta Barat Terungkap, Pelaku Kesal Kerap Dicaci Majikan

Kejadian bermula saat akun AP berkomentar di unggahan Facebook milik peneliti BRIN, Thomas Djamaluddin.

Pada tangkapan layar yang viral itu, Thomas merespon sebuah komentar dari Aflahal Mufadilah yang menyebut bahwa Muhammadiyah sudah tidak taat terhadap pemerintah terkait penentuan lebaran.

"Ya. Sdh tidak taat keputusan pemerintah, eh, masih minta difasilitasi tempat shalat ied. Pemerintah pun memberikan fasilitas," tulis komentar Thomas Djamaluddin.

Dan pada kolom komentar yang sama, terlihat AP Hasanuddin yang mendukung Thomas dan menyatakan kemarahannya terhadap warga Muhammadiyah.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal Peneliti BRIN Ancam Warga Muhammadiyah, Polri Lakukan Penyelidikan"

# Peneliti BRIN # Ancaman Pembunuhan # Salat Idul Fitri 1444 H # Muhammadiyah

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Reporter: Ninaagustina
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved