NGABUBURIT ASYIK
NGABUBURIT ASYIK: Pasar Sore Ramadan Kauman, Tempat Legendaris Berburu Takjil
TRIBUN-VIDEO.COM - Saat bulan puasa tiba, banyak bermunculan pasar tiban atau pasar sore Ramadhan.
Pasar Sore Ramadhan Kauman merupakan satu di antara pasar sore Ramadhan yang ada di Yogyakarta.
Pasar sore yang menempati gang dengan lebar kurang lebih dua meter dan panjang 150 meter tersebut telah ada sejak awal tahun 1990-an.
Awalnnya hanya tiga orang yang menjajakan lauk pauk di sore hari pada bulan Ramadhan.
Dan pada bulan puasa ketiga orang tersebut menggelar dagangannya mulai sore hari.
Karena dagangan yang mereka jual saat Ramadhan laris, kemudian mulai beberapa orang mengkuti untuk berjualan pada sore hari selama Ramadhan.
Sebelum tahun 1990 pasar sore Ramadhan Kauman belum dikelola, baru pada awal 90-an warga RW 10 Kauman mengelola pasar tersebut.
Baca: NGABUBURIT ASYIK: Tugu Aman Dimot, Lokasi Favorit Ngabuburit Masyarakat Takengon
Baca: NGABUBURIT ASYIK: Ngabuburit Murah Meriah di Masjid Raya Al-Jabbar
Awalnya warga berjalan sendiri-sendiri untuk berjualan.
Ibu-ibu memasang lapaknya sendiri, warga kemudian tidak tega melihat ibu-ibu memasang tenda untuk berjualan.
Maka warga berinisiatif untuk mengelolanya secara lebih baik.
Pasar Sore Ramadhan Kauman dikelola oleh warga RW 10 Kauman, Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Yogyakarta.
Setiap tahunnya terdapat kurang lebih 55 pedagang yang berjualan di Pasar Sore Ramadhan Kauman.
Tidak hanya jajanan sejumlah lauk seperti aneka pepes ikan, udang goreng tepung, berbagai sayur juga terseia di sini.
Pasar Sore Ramadhan Kauman terbuka bagi siapa saja yang ingin berjualan.
Setiap pedagang yang berjualan dipungut biaya Rp 150 ribu untuk satu bulan.
Uang tersebut digunakan panitia untuk pengadaan lapak, listrik, meja, dan biaya kebersihan.
Pasar sore Ramadhan Kauman selain dikunjungi warga yang mencari makanan untuk berbuka puasa, pasar tersebut juga dikunjungi wisatawan asing yang bekunjung ke Yogyakarta.
Karena keberadaanya yang sudah cukup lama, Pasar Sore Ramadhan Kauman menjadi salah satu tujuan wisata selama Ramadhan. (Hamim Thohari)
Sumber: Tribun Jogja
TRIBUNNEWS UPDATE
Penampakan Alung Ramadhan, Kurir Sabu 58 Kg yang Kembali Ditangkap seusai Kabur dari Polda Jambi
15 jam lalu
Local Experience
Ki Hadjar Dewantara Bapak Pendidikan Nasional yang Lahir di Yogyakarta dan Mengabdi untuk Bangsa
7 hari lalu
Local Experience
Perkembangan Pesat Pasar Legi Kotagede pada Masa Pemerintahan Hindia Belanda hingga Renovasi
Rabu, 8 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.