Tribunnews Update
Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 21 April, Pemerintah Masih Tunggu Sidang Isbat, Ini Kata Menag
TRIBUN-VIDEO.COM - Muhammadiyah telah mengumumkan hari raya Idul Fitri jatuh pada tanggal (21/4/2023).
Sedangkan pemerintah masih belum menetapkan karena harus melalui hasil sidang Isbat.
Terkait perbedaan ini, Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Quomas memberikan jawaban,
Yaqut Cholil mengatakan, meski penetapan Lebaran 2023 berbeda hal ini tak alam menyebabkan perselisihan.
Baca: Grafik Penumpang dan Penerbangan di Bandara Sentani Jelang Idulfitri Diprediksi Turun
Ia menilai, perbedaan itu sudah biasa.
"Saya kira tidak ada perselisihan, perbedaan itu biasa." ujarnya.
Ia pun menjelaskan bahwa perbedaan itu pada hakikatnya sama saja mengenai jatuhnya Hari Lebaran.
Dirinya juga meminta kepada seluruh pemerintah daerah, jika nantinya Muhammadiyah yang akan melakukan Salat Idul Fitri pada hari Jumat agar memberikan fasilitas.
Menag mengingatkan agar tak ada penghambatan dalam melaksanakan salat id.
Baca: 6 Daerah Rawan Gangguan KKB saat Jelang Idulfitri, Warga diminta Tak Shalat Id di Lapangan Terbuka
"Tidak ada yang perlu dihambat-hambat, tidak ada yang perlu dilarang-larang. Perbedaan itu menjadi rahmat kalau kita mensyukuri," katanya.
Terkait perbedaan ini, masyarakat diminta untuk merespon dengan bijak.
Diketahui, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah pada Senin (6/2) resmi menetapkan 1 Ramadan 1444 H pada Kamis, 23 Maret 2023,
Sementara 1 Syawal 1444 H jatuh pada Jumat, 21 April.
Sementara pemerintah baru akan menggelar sidang Isbat besok, Kamis (20/4).
Nantinya, akan ada sekitar 123 titik lokasi di seluruh Indonesia yang dilakukan pemantauan. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Salat Id dan Lebaran Beda Hari, Menteri Agama: Perbedaan itu Biasa Asal Tidak Sebabkan Perpecahan
Host: Tini Afshin
VP: tegar
# Muhammadiyah # Idulfitri # 21 April # Pemerintah # sidang isbat
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Tegar Melani
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Prabowo Perintahkan Jajaran Percepat Proyek Produktif untuk Rakyat, Bukan Bangun Kantor Megah
7 hari lalu
Terkini Nasional
Kebijakan Baru Prabowo Disorot! Dana Pembangunan Gedung Pemerintah Dialihkan untuk Program Produktif
7 hari lalu
Tribunnews Update
Prabowo Tunda Pembangunan Kantor-kantor Pemerintah, Anggaran Dialihkan untuk Proyek Produktif
7 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Viral Partai Kecoak di India Kritikan Satire, Diikuti Jutaan Gen Z yang Muak dengan Pemerintah
Jumat, 22 Mei 2026
Internasional
INDONESIA MENGUTUK KERAS! Pemerintah Kecam Aksi Tidak Manusiawi Israel Yang Memaksa WNI Bersujud
Kamis, 21 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.