Jumat, 10 April 2026

LIVE UPDATE MANCANEGARA

Grup Wagner Diduga Melatih Anak Ukraina Gunakan Senjata Api untuk Membunuh Orang-orang Kyiv

Sabtu, 15 April 2023 14:31 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - Grup tentara bayaran Wagner dituding sengaja melatih anak Ukraina untuk membunuh orang-orang negaranya.

Penasihat Walikota Mariupol Petro Andryushenko turut membagikan video tersebut di Telegramnya pada Kamis (13/4/2023).

Dalam video itu terlihat anak-anak yang diduga berasal dari Ukraina memegang senjata.

Selain itu ada pula beberapa tentara yang diduga merupakan bagian dari Grup Wagner.

Beberapa anak berlatih dengan senapan serbu di sebuah ruangan sementara pria yang mengenakan seragam militer dengan tambalan bendera Rusia berdiri.

Tidak jelas kapan atau di mana video itu diambil.

Baca: Putin Dikhianati Sekutu Terdekat, Hongaria Dikabarkan Setuju Pasok Senjata ke Kyiv Lewat Wilayahnya

Video berdurasi 22 detik itu belum diverifikasi secara independen.

Video yang dibagikan oleh Andryushenko pada hari Kamis menunjukkan bahwa situasinya bisa jauh lebih buruk bagi anak-anak di wilayah yang diduduki Rusia, termasuk Mariupol.

Ribuan anak Ukraina telah diculik oleh pasukan yang berpihak pada Rusia selama perang dan dideportasi ke Rusia atau wilayah Ukraina yang dikuasai Moskow.

Sejumlah besar anak telah diadopsi oleh keluarga Rusia, menjadi warga negara Rusia dan dipaksa untuk menghadiri kamp di mana mereka menerima "pendidikan patriotik".

Bulan lalu, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Putin.

Baca: Rusia Mengompori Jepang, Gelar Latihan Militer Pakai Rudal & Nuklir di Northern Territories

Dia dituduh "bertanggung jawab atas kejahatan perang berupa deportasi penduduk (anak-anak) yang tidak sah dan pemindahan penduduk (anak-anak) yang melanggar hukum dari wilayah pendudukan Ukraina ke wilayah Federasi Rusia.

Sementara itu, Grup Wagner dituduh melakukan banyak kekejaman selama hampir 14 bulan perang.

Lebih dari setahun setelah Putin memutuskan untuk melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada 24 Februari 2022, perang tersebut telah memakan korban yang sangat besar pada anak-anak Ukraina.

Selain lebih dari 500 pemuda yang terbunuh selama perang, menurut kantor hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), jutaan lainnya terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Mereka yang tetap menderita karena akses ke layanan dasar seringkali tidak tersedia dan tingkat kemiskinan hampir dua kali lipat, menurut UNICEF.(*)

Artikel ini telah tayang di Newsweek.com dengan judul Wagner Group Allegedly Training Ukrainian Children to Kill Ukrainians

# Grup Wagner # Ukraina # senjata api # perang # Invasi # Rusia # rudal # nuklir

Editor: Dyah Ayu Ambarwati
Reporter: sara dita
Videografer: Dyah Ayu Ambarwati
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Grup Wagner   #Ukraina   #senjata api   #perang   #Invasi   #Rusia   #rudal   #nuklir

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved