Jumat, 10 April 2026

Konflik Timur Tengah

Dianggap Tidak Waras, Mayoritas Warga AS Ingin Donald Trump Segera Dimakzulkan Buntut Perang

Jumat, 10 April 2026 10:21 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Mayoritas warga AS menginginkan Kongres untuk memakzulkan Presiden Donald Trump sesegera mungkin.

Hal itu berdasarkan survei terbaru yang turut dilaporkan Newsweek.

Survei ini dilakukan terhadap 790 responden yang dilakukan oleh presiden Free Speech for People, John Bonifaz.

Pihaknya bekerja sama dengan firma jajak pendapat milik Celinda Lake dalam survei tersebut.

Berdasarkan hasil survei, sebanyak 52 persen pemilih terdaftar mendukung pemakzulan Trump.

Sementara 40 persen melakukan penolakan.

Baca: Manajemen RSHS Gelagapan Dicecar Dedi Mulyadi Soal Sanksi Perawat dalam Kasus Bayi Nyaris Tertukar

Bahkan dukungan pemakzulan ini mencakup sebagian kecil pemilih Partai Republik, sekira satu dari tujuh responden.

Bonifaz menyebut hasil survei ini sebagai sesuatu yang tidak biasa.

Pasalnya hasil survei seperti ini belum pernah terjadi di awal masa pemerintahan presiden.

Adapun seruan pemakzulan Trump meningkat sejak perang dengan Iran.

Trump dinilai memperkeruh situasi hingga pernyataan yang berubah-ubah.

Anggota Kongres dari Partai Demokrat, John Larson menyebut Trump sudah gila dan kondisi mental yang tidak stabil.

Baca: Noel Ungkap Fakta Persidangan, Sebut Dugaan Pemerasan Pengurusan Sertifikasi K3 Tak Terbukti

John mengajukan pasal-pasal pemakzulan terhadap Trump menyusul aksi militernya terhadap Iran yang memicu kecaman luas.

Ia menyebut ada 13 pasal pemakzulan untuk melengserkan Trump dari jabatannya.(Tribun-Video.com/Maria Nanda Ayu Saputri)


https://www.newsweek.com/donald-trump-impeachment-backed-by-most-americans-poll-11800093

#Iran #Dimakzulkan #Warga  #AS #trump

Editor: winda rahmawati
Video Production: Arifah Nur Shufiyatin
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Donald Trump   #Amerika Serikat   #warga   #dimakzulkan   #Iran

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved