Tribunnews Update
Bambang Pacul Ciut Tak Berani Terima Tantangan Mahfud MD soal Pengesahan UU Perampasan Aset
TRIBUN-VIDEO.COM - Menkopolhukam Mahfud MD melayangkan tantangan untuk Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul.
Tantangan itu terkait pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) Perampasan Aset serta RUU Pembatasan Transaksi Uang Kartal.
Namun Bambang Pacul mengaku tak berani menerima tantangan dari Mahfud MD.
Hal itu disampaikan Bambang Pacul saat rapat dengar pendapat pada Rabu (29/3).
Baca: Ingatkan Mahfud MD Soal Azab, ini Momen saat Arteria Dahlan Tak Terima Dituduh Halangi Penyidikan
Mulanya Mahfud MD meminta agar DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset serta RUU Pembatasan Transaksi Uang Kartal.
"Tolong melalui Pak Bambang Pacul (Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto), tolong Pak, Undang-Undang Perampasan Aset tolong didukung, Pak, biar kami bisa ambil begini-begini ini Pak. Tolong juga (UU) pembatasan belanja uang kartal didukung, Pak," kata Mahfud.
Menjawab tantangan tersebut, Bambang mengaku tak berani mengesahkan UU Perampasan Aset.
Pasalnya Bambang harus mendapat perintah dari sosok 'ibu'.
Baca: Arteria Dahlan Tidak Takut Hilang Jabatan di DPR seusai Rapat Transaksi 349 T Jawab Tantangan Mahfud
Sontak pernyataan itu disambut gelak tawa dari peserta rapat.
Meski begitu Bambang tak menjelaskan siapa sosok ibu yang dimaksud.
Hanya saja, Bambang mengatakan pengesahan RUU itu memerlukan persetujuan dari para ketua umum partai politik.
"Jadi permintaan Saudara langsung saya jawab. Bambang Pacul siap, kalau diperintah juragan. Mana berani, Pak," lanjutnya diikuti tawa anggota Komisi III lainnya yang juga hadir dalam rapat.
Kemudian, ia melanjutkan bahwa ada potensi pengesahan RUU Perampasan Aset.
Baca: Memanas, Komisi III DPR Arteria Dahlan Tak Terima DPR Disebut Markus, Ancam Laporkan Mahfud MD
Namun potensi tersebut tidak bisa terjadi dengan RUU Pembatasan Transaksi Uang Kartal.
Ketidakmungkinan itu dikarenakan ada kesulitan bagi legislator untuk mengesahkannya.
Hal itu pun dilatarbelakangi karena ada kekhawatiran tak terpillih dalam pemilu selanjutnya.
"Kalau RUU Pembatasan Uang Kartal pasti DPR nangis semua. Kenapa? Masa dia bagi duit harus pakai e-wallet, e-wallet-nya cuma 20 juta lagi. Nggak bisa, Pak, nanti mereka nggak jadi (anggota DPR) lagi," katanya, lagi-lagi diikuti tawa para anggota DPR. (Tribun-Video.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diminta Mahfud Golkan UU Perampasan Aset, Bambang Pacul: Mana Berani, Telepon Ibu Dulu"
Host: Maria Nanda
Vp: Fajar
# Bambang Pacul # tantangan #Mahfud MD # Pengesahan # UU Perampasan Aset
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Sumber: Kompas.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Mahfud MD Puji Langkah Lincah KPK Dalam Penahanan Gus Yaqut seusai Eks Menag Dikembalikan ke Rutan
Kamis, 26 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Momen Mahfud, Jusuf Kalla, Anies Baswedan Bersenda Gurau sebelum Salat Ied di Masjid Agung Al Azhar
Sabtu, 21 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Puji Polri, Kini Mahfud MD Desak TNI Transparan Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Jumat, 20 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Ada Lele Mentah, Mahfud MD Kritik Keras MBG: Ini Program Bagus, Tapi Tata Kelola Bermasalah
Kamis, 19 Maret 2026
Tribunnews Update
Kecewa! Mahfud Kritik BoP Lagi: Board of Peace Tidak Memberi Hati untuk Palestina, Justru Nge-Blok
Selasa, 17 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.