RSPAD Gatot Soebroto dan PB IDI Akan Serahkan Hasil MCU Bakal Capres Cawapres Sore Ini
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama
TRIBUN-VIDEO.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI bekerja sama dengan RSPAD Gatot Soebroto dan Penguru Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) akhirnya menyelesaikan rangkaian Medical Check Up (MCU) untuk bakal capres dan cawapres setelah Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melakukannya pada Senin (13/8/2018).
Sebelumnya paslon lain, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin melakukan hal sama pada Minggu (12/8/2018) di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.
Ketua KPU RI, Arief Budiman menjelaskan bahwa hasil MCU akan diserahkan pihak rumah sakit dan PB IDI kepada KPU RI pada hari ini, Selasa (14/8/2018) sore
“Hari ini kami telah selesaikan rangkaian MCU dan ditandai dengan penyerahan surat keterangan selesai melaksanakan MCU, kemudian hasilnya akan disampaikan RSPAD dan PB IDI besok sekitar pukul 17.00 WIB,†ucap Arief Budiman kemarin Senin (13/8/2018).
Penyerahan hasil MCU dua bakal paslon akan bersamaan dengan batas akhir waktu untuk memperbaiki berkas-berkas pendaftaran.
“Sehingga tanggal 15-17 Agustus 2018sudah bisa kita sampaikan hasil MCU dan berkas yang perlu diperbaiki kepada bakal paslon,†imbuhnya.
Arief mengklaim pemeriksaan kesehatan yang dilakukan RSPAD Gatot Soebroto menggunakan standar tertinggi dan sesuai dengan petunjuk teknis dari KPU RI.
Hal itu juga diamin oleh Ketua Umum PB IDI, Ilham Oetama Marsis.
“Kami memang menggunakan sistem pemeriksaan standar terbaik yang didukung alat-alat milik RSPAD yang memiliki fasilitas-fasilitas ‘advance’,†ungkapnya.
Usai konferensi pers, Ketua KPU RI dan Ketua Umum PB IDI serta Kepala RSPAD Gatot Soebroto Mayjen Terawan Agus Putranto melaksanakan serah terima laporan lengkap pemeriksaan yang telah dilakukan.(*)
Reporter: Rizal Bomantama
Videografer: Rizal Bomantama
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Jokowi soal Gugatan Larangan Keluarga Presiden-Wapres Maju Pilpres, Tegaskan Hak Setiap Warga Sama
Minggu, 1 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Andreas Hugo PDIP Pesimis Gugatan Keluarga Presiden Dilarang Nyapres Dikabulkan MK: Legal Standing
Sabtu, 28 Februari 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
MK Diminta Larang Keluarga Petahana Nyapres, PSI: Dia Tak Bisa Pilih Jadi Anak Presiden atau Wapres
Jumat, 27 Februari 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Kepuasan Publik Melejit 95,5%, Dedi Mulyadi Berpotensi Masuk Bursa Capres Pemilu 2029
Selasa, 17 Februari 2026
Terkini Nasional
Ijazahnya 'Diotak-atik' Bonatua Silalahi Tanpa Sensor, Jokowi: Senang Dibuka ke Publik
Kamis, 12 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.