Selasa, 14 April 2026

Travel

Alasan Penumpang Lebih Baik Jangan Pesan Tiket Penerbangan di Sore Hari

Selasa, 14 Februari 2023 14:52 WIB
TribunTravel.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Memilih jadwal penerbangan mungkin tidak terlalu penting bagi seseorang.

Tak peduli mau penerbangan pagi hari, sore maupun malam hari, asal sesuai dengan kebutuhan terbang.

Namun tahukah kamu jika penerbangan sore hari tidak disarankan beberapa pakar perjalanan termasuk pilot.

Ada beberapa alasan mengapa penerbangan sore adalah ide yang buruk, dengan masalah yang jauh lebih mungkin terjadi pada penumpang yang terbang di kemudian hari.

Mereka yang takut terbang harus menghindari penerbangan sore hari, karena turbulensi yang seringkali lebih buruk daripada saat pagi hari.

Melansir The Sun, Minggu (12/2/2023), pilot Jerry Johnson menjelaskan bahwa udara berubah sepanjang hari, dan penerbangan seringkali lebih kasar saat sore hari karena udara yang hangat.

Baca: 4 Pesawat akan Bawa 80 Ton Bantuan dari Indonesia untuk Korban Gempa Turki dan Suriah

Jika penumpang mengejar penerbangan sore hari, tanah memiliki lebih banyak waktu untuk memanas, yang dapat menyebabkan "udara bergelombang" dan menyebabkan turbulensi di dalam pesawat.

Selain itu, ada lebih banyak kemungkinan terjadi badai petir di sore hari, yang dapat membuat penerbangan yang sulit menjadi lebih buruk.

Jadi jika kamu penerbang yang gugup, lebih baik naik pesawat saat pagi hari.

Mr Johnson memberi tahu Reader's Digest, "Jika Anda gugup, pesan penerbangan pagi."

"Pemanasan tanah kemudian menyebabkan udara bergelombang , dan kemungkinan besar akan terjadi badai petir di sore hari," sambungnya.

Selain itu, penerbangan sore hari jauh lebih mungkin ditunda daripada penerbangan pagi, menurut para ahli.

Gordon Smith, yang telah membangun pengetahuan yang luas seputar penerbangan komersial sebagai editor Airliner World, mengungkapkan mengapa harus selalu terbang lebih awal untuk menghindari drama penerbangan yang tidak terduga.

Baca: Pramugari Ungkap Hal Terbodoh yang Dilakukan oleh Para Penumpang saat Pesawat akan Mendarat

Dia mengatakan kepada Daily Mail, "Meskipun keberangkatan larut malam bisa nyaman, itu juga berisiko."

"Perusahaan penerbangan biasanya menetapkan hanya 30 menit antara pendaratan dan lepas landas sepanjang hari, jadi tidak perlu banyak jadwal yang salah," imbuhnya.

Ia melanjutkan, "Masalah dapat diperparah, dengan layanan selanjutnya lebih mungkin mengalami penundaan."

Data menunjukkan bahwa penerbangan yang berangkat setelah pukul 15.00 memiliki peluang pembatalan tertinggi.

Faktanya, ada kemungkinan 50 persen lebih tinggi, rata-rata penumpang akan mengalami masalah, daripada mereka yang berangkat lebih awal.

Angka yang diberikan oleh FlightRadar24 yang menganalisis pembatalan penerbangan musim panas lalu, menunjukkan waktu terbaik untuk terbang adalah pagi hari antara pukul 11.00 dan 12.00.

Hanya rata-rata 0,75 persen penerbangan yang dijadwalkan selama waktu itu ditunda atau dibatalkan, maka menjadikannya waktu terbaik untuk terbang.

Sementara itu, Maret adalah bulan paling andal untuk bepergian, dengan rata-rata keterlambatan terpendek.

Dan ini adalah hari terbaik untuk terbang dengan penerbangan yang lebih murah.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunTravel.com dengan judul Pilot Bongkar Alasan Penumpang Lebih Baik Tak Pesan Penerbangan Sore Hari

# penumpang # pesawat # turbulensi # penerbangan

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Fransisca Ellen Kumala Sari
Sumber: TribunTravel.com

Tags
   #penumpang   #pesawat   #turbulensi   #penerbangan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved