Terkini Nasional
Terlibat Penipuan Bermodus Undangan Online, Mahasiswa Asal Sulsel Diringkus Polisi
TRIBUN-VIDEO.COM - Beredar viral di media sosial, modus penipuan menggunakan undangan pernikahan online yang dapat menguras isi rekening korban.
Seorang mahasiswa asal Pinrang, Sulawesi Selatan berinisial AI (20) diduga merupakan pelaku penipuan dengan menggunakan modus undangan pernikahan online tersebut.
Tim Siber Mabes Polri telah menangkap AI yang berperan sebagai orang yang memodifikasi undangan pernikahan online menjadi berbentuk file APK kemudian dijual.
File berbentuk APK yang telah dimodifikasi dapat melihat SMS OTP korban jika korban meng-klik undangan pernikahan online yang dibagikan lewat WhatsApp.
Baca: Diracun karena Suka Minta Uang, Keluarga Wowon di Bekasi Tak Tahu Soal Penipuan yang Dilakukan
Ketika pelaku telah mengetahui SMS OTP korban, pelaku dapat dengan mudah menguras rekening dan uang di aplikasi pembayaran digital lainnya.
Penangkapan pelaku AI dibenarkan oleh Kapolres Pinrang, AKBP Santiaji Kartasasmita.
AKBP Santiaji Kartasasmita mengatakan kasus ini sedang didalami oleh Bareskrim Polri karena AI telah menjual file APK yang dimodifikasi ke pelaku penipuan.
"Jadi, AI yang merupakan mahasiswa ini membuat sendiri aplikasinya. Tanpa dibantu orang lain," ungkapnya dikutip dari TribunTimur.com, Kamis (2/2/2023).
Pelaku AI telah membuat file APK untuk melakukan penipuan sejak Agustus 2022.
Meski AI tidak terlibat langsung aksi penipuan, namun ia ikut membantu pelaku penipuan menguras rekening korban dengan file buatannya.
Apabila pelaku penipuan berhasil membuat korban meng-klik file undangan yang dikirim, semua SMS yang masuk di handphone korban dapat diketahui.
SMS tersebut akan diteruskan ke bot yang tersimpan di aplikasi untuk membuka rekening korban.
"Dengan demikian pemegang bot akan mendapat pemberitahuan SMS yang sama dari setiap SMS masuk pada perangkat yang meng-install APK tersebut."
"Nah di sinilah pelaku bisa mengetahui kode OTP aplikasi perbankan korbannya," terangnya.
Baca: Rencanakan Bunuh Semua TKW Korban Penipuan, Wowon Mengaku Tak Akan Tobat Bila Tak Ditangkap
Cara Menghindari Penipuan Berkedok Undagan Online
Wakil Rektor (Warek) Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Sains Dan Bisnis (ISB) STMIK Atma Luhur Pangkalpinang, Bambang Adiwinoto, M.Kom meminta masyarakat untuk tidak asal meng-klik link yang disebarkan oleh orang tak dikenal.
Modus penipuan dengan undangan pernikahan online digunakan karena pelaku merasa banyak orang yang simpatik dengan kata-kata manis seperti di undangan pernikahan online.
Ia berharap masyarakat tidak mudah terpancing dengan kata-kata atau permintaan untuk membuka likn yang dibagikan melalui WhatsApp atau media sosial lainnya.
"Kemudian pastikan nomor pengirim undangan adalah nomor yang dikenal dan tersimpan di HP kita yang menandakan bahwa nomor pengirim ini memang kita kenal orangnya dan tidak akan mengirimkan pesan dengan tujuan Kejahatan," tegasnya dikutip dari BangkaPos.com.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mahasiswa asal Sulsel Ditangkap Tim Siber Mabes Polri, Terlibat Penipuan Bermodus Undangan Online
# penipuan # mahasiswa # Sulsel # Ditangkap
Video Production: Khoerunnisak
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Daerah
Rangkuman Kiai Cabul: Kisah Ashari Ganti Nama Samsuri hingga Dukun yang Nyamar Jadi Kiai
Sabtu, 9 Mei 2026
Berita Terkini
Kisah H Ayah Korban Kiai Ashari di Pati, Berkeliling Cari Bukti demi Selamatkan Anak-anak Lain
Sabtu, 9 Mei 2026
Berita Terkini
Kriteria Santriwati Pilihan Kiai Ashari Terungkap, Korban Cantik Sering Diminta Temani Pelaku Tidur
Sabtu, 9 Mei 2026
Berita Terkini
Detik-detik Ashari Ditangkap di Wonogiri, Sempat Tak Mengaku Kiai dan Gelagapan Dicecar Polisi
Sabtu, 9 Mei 2026
Berita Terkini
Mantan Pengikut Kiai Cabul di Pati Sebut Pelaku Sering Cium Pipi hingga Bibir Hampir Semua Santri
Sabtu, 9 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.