Rabu, 29 April 2026

Terkini Nasional

IKAPPI Minta Pemerintah Tanggung Jawab, Minyak Goreng Subsidi Semakin Langka dan Tak Sesuai HET

Selasa, 31 Januari 2023 09:30 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mengatakan saat ini minyak goreng subsidi merek Minyakita mulai sulit dicari.

Kalaupun ada, Ketua bidang Penguatan Usaha dan Investasi DPP IKAPPI Ahmad Choirul Furqon menyebut harga minyak goreng Minyakita tidak sesuai harga eceran tertinggi (HET).

"Minyak goreng merupakan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Saat ini minyak goreng subsidi di lapangan sudah mengalami kelangkaan. Kalaupun ada, harganya sudah tidak sesuai HET Bahkan jauh dari batas HET," katanya dalam keterangan yang diterima Tribunnews.com, Senin (30/1/2023).

Ia menilai kondisi ini tidak wajar atau terdapat sebuah anomali.

Menurut dia, kelangkaan minyak goreng ini terasa aneh karena sudah memasuki momentum yang sangat menentukan, yaitu pemilihan umum (pemilu) dan dua bulan menjelang bulan Ramadaan.

Baca: Dampak Buruk Konsumsi Minyak Goreng Bekas untuk Kesehatan Bisa Picu Penyakit Jantung & Hipertensi

Furqan mengatakan harga minyak goreng Minyakita di sejumlah daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur sudah mencapai Rp 16 ribu.

Ia mengetahui hal tersebut karena banyak menerima keluhan dari pedagang pasar di berbagai wilayah di Indonesia.

"Kami mendapat keluhan dari banyak pedagang pasar di berbagai wilayah. Seperti di sejumlah pasar di DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, harga minyak goreng subsidi ini sudah mencapai Rp 16 ribu. Tentu ini sangat merugikan banyak pihak," ujarnya.

Baca: Catatan Kerugian Negara Akibat Korupsi Minyak Goreng, Majelis Hakim: Indonesia Merugi Rp 2,9 Triliun

Furqan berharap jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang sengaja membuat harga minyak goreng ini tidak stabil.

"Kami sangat berharap pemerintah dapat mengurai kondisi ini. Jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang sengaja membuat harga minyak goreng yang harusnya hak rakyat kecil malah bergejolak," katanya.

Ia meminta produsen, Kementerian Perdagangan, dan BUMN sebagai distributor resmi pemerintah bertanggung jawab agar minyak goreng subsidi ini kembali stabil, baik pasokan maupun harga.

"Banyak pihak yang memiliki tanggung jawab agar kondisi ini stabil kembali, seperti Produsen, Kementerian Perdagangan, dan BUMN sebagai distributor barang," ujar Furqan.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Minyak Goreng Subsidi Semakin Langka dan Tak Sesuai HET, IKAPPI Minta Pemerintah Tanggung Jawab

# IKAPPI # minyak goreng # subsidi # MinyaKita # HET

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Niken Pratiwi
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #IKAPPI   #minyak goreng   #subsidi   #MinyaKita   #HET

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved