TRIBUNNEWS UPDATE
Pihak Sambo Buka Suara Tanggapi Pernyataan Mahfud MD soal 'Gerakan Bawah Tanah' yang Pengaruhi Vonis
TRIBUN-VIDEO.COM - Mahfud MD mengatakan adanya gerakan bawah tanah atau under ground yang mempengaruhi vonis Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Bahkan Mahfud MD menyebut gerakan tersebut sebagai gerakan gerilya.
Terkait pernyataan tersebut, kuasa hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis mengatakan kliennya tak akan memberikan jawaban terkait isu itu.
Baca: Sosok Brigjen yang Disebut Mahfud MD Masuk Gerakan Gerilya untuk Pengaruhi Vonis Hukum Ferdy Sambo
Arman mengungkapkan, saat ini kliennya hanya akan fokus pada perkara yang dihadapinya.
"Perlu saya sampaikan klien saya saat ini hanya fokus terhadap perkara yang dihadapinya dan tidak akan menanggapi hal-hal yang tidak diketahuinya," ujar Arman.
Arman kemudian memastikan, gerakan gerilya yang dimaksud oleh Mahfud MD tersebut bukan berasal dari kliennya.
Sebelumnya, Mahfud MD mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi yang menyebut adanya seorang perwira tinggi yang diduga melakukan gerakan bawah tanah.
Baca: Mahfud MD Ungkap Ada Sosok Jenderal yang Berusaha Bebaskan Ferdy Sambo: Sudah Mendengar
Gerakan itu dilakukan guna memengaruhi vonis terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Meski begitu, Mahfud MD memastikan, kejaksaan tak akan bisa terpengaruh. (Tribiun-Video.com/Kompas.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Soal Gerakan Bawah Tanah untuk Pengaruhi Vonisnya, Pihak Sambo Enggan Tanggapi
# TRIBUNNEWS UPDATE # Ferdy Sambo # Mahfud MD # gerakan bawah tanah # pembunuhan # Brigadir J
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Kompas.com
Terkini Daerah
Anak di Lahat Tega Mutilasi Ibu Kandung Gegara Kecanduan Judi Online, Jasad Dikubur di Kebun
5 hari lalu
Tribunnews Update
Tampang Anak Pemutilasi Ibu Kandung Jadi 3 Karung dan Dikubur di Kebun, Pelaku Ditangkap
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Rudal Meluncur di Tel Aviv saat Gencatan Senjata, Wacana Sanksi 50% Trump
6 hari lalu
Tribunnews Update
Wacana Trump Berlakukan Sanksi 50 Persen bagi Negara Pemasok Senjata Iran Selama Gencatan Senjata
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.