Selasa, 14 April 2026

live update

Warga Provinsi Kepri Jadi Nelayan Dadakan Jelang Imlek, Berburu Ikan Dingkis yang Harganya Selangit

Kamis, 19 Januari 2023 21:11 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Menjelang Hari Raya Imlek, ada sebuah kebiasaan untuk di masyarakat Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Mereka akan melaut untuk berburu ikan Dingkis di Perairan Batam yang dijual harganya bisa menembus Rp 120 ribu per Kg.

Sebagian masyarakat di sana akan menjadi nelayan musiman menjelang Hari Raya Imlek.

Bahkan Camat Belakang Padang, Yudi dan Kasi Trantib Azhari turut serta untuk memburu ikan Dingkis ini.

Untuk mengetahui informasi selengkapnya, kini telah terhubung dengan jurnalis Tribun Batam, Beres Lumbantobing.

Boat pancung berwarna hijau berukuran 24 kaki itu melesat memasuki perairan Selat Malaka meninggalkan pelabuhan Belakang Padang, Selasa (17/1/2023) siang.

Tak perlu waktu lama, satu dua pulau pun langsung terlewati.

Boat pancung dengan mesin berukuran 40 PK itu terus menyusuri alat tangkap ikan “Kelong”.

Ada beberapa Kelong dihampiri namun belum ada hasil tangkapan hingga Boat pancung terus menyisir Kelong lainnya.

Laili (40) tahun merupakan warga Belakang Padang.

Baca: Suara Jaksa Paris Manalu Bergetar Bacakan Tuntutan 12 Tahun Penjara Bharada E hingga Seka Air Mata

Ia nelayan musiman jika momen tahun baru Cina, Imlek tiba.

Dilokasi, Laili sedang melihat kelongnya.

Namun hasil tangkapan ikan Dingkisnya tak begitu banyak.

Ia langsung mengumpulkan ikan Dingkis ke Boat pancung yang ia tumpangi bersama sang istri.

Saat ini, Laili masih menjual tangkapan ikan Dingkis diharga 120 ribu perkg.

Maka tak heran jika Laili berubah profesi dalam sepekan menjadi nelayan.

Jelang momen bulan Cina, Kelong di perairan Belakang Padang akan terasa seperti pasar atau pusat perbelanjaan. Para pengepul silih berganti mendekati Kelong milik nelayan.

Bahkan sesama pengepul akan saling berlomba mengumpulkan ikan Dingkis untuk selanjutnya dijual ke toke besar maupun jual langsung ke Singapura.

Namun momen tahun baru Cina menjadi kesempatan bagi warga lokal untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah.(*)
 

Reporter: sara dita
Sumber: Tribun Video

Tags
   #LIVE UPDATE   #nelayan   #Provinsi Kepri

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved