Tribunnews Update
Diusir dari Keraton Solo, Cucu Pakubuwono XIII Mengaku Rela Mati demi Bertahan di Rumahnya
TRIBUN-VIDEO.COM - Cucu Pakubuwono XIII, BRM Suryo Mulyo menegaskan dirinya tidak akan meninggalkan Keraton Solo.
Hal itu disampaikan setelah terjadi kericuhan di keraton pada Jumat (23/12) malam.
Ia mengaku diusir oleh puluhan orang yang mengatasnamakan utusan dari Sri Susuhunan Pakubuwono XIII.
Dalam kericuhan itu, BRM Suryo Mulyo mengaku diancam hingga ditodong senjata api oleh seorang oknum.
Baca: Pengakuan Cucu PB XIII Ditodong Pistol saat Keraton Solo Ricuh, Dibentak Bisa Diam Tidak
"Saya diginiin (mengisyaratkan tangan seperti ditodongi senjata api) 'Isoh meneng ra mas?' Ditodong didorong. 'Ojo peh aku nganggo klambi biasa terus kowe nyepelekke aparat'," tutur BRM Suryo Mulyo mengikuti perkataan oknum tersebut.
Meski mendapat ancaman, BRM Suryo Mulyo mengaku tidak takut.
Ia pun menegaskan tidak akan keluar dari keraton, apalagi dengan pengusiran secara paksa.
BRM Suryo Mulyo bahkan mengaku rela mati demi mempertahankan rumahnya.
"Saya enggak takut. Dibunuh di rumah sendiri ndak apa-apa saya. Ndak takut," tuturnya.
Baca: Keraton Solo Kembali Geger, Ancaman kepada Sinuhun PB XIII Meningkat
Adapun kericuhan ini terjadi antara kubu Sasonoputro yang mengatasnamakan Sri Susuhunan Pakubuwono XIII dan Lembaga Dewan Adat (LDA), atau kubu Gusti Moeng.
Polisi masih belum mengungkap penyebab pasti kericuhan tersebut.
Namun yang jelas konflik internal keraton sudah terjadi sejak lama.
Apalagi dalam sepekan terakhir, muncul kabar pencurian hingga dugaan penganiayaan di dalam keraton.
Terkait kericuhan pada Jumat malam, polisi menyebut ada empat orang yang terluka dan dilarikan ke rumah sakit.
Satu di antaranya adalah putri kedua Pakubuwono XIII, GRAY Devi Lelyana Dewi. (Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Kesaksian Cucu PB XIII saat Kericuhan di Keraton Solo : Ditodong Pistol, Dibentak 'Bisa Diam Tidak'
Host: Agung Laksono
VP: Jalu Setyo Nugroho
# Keraton Solo # Cucu # Pakubuwono XIII # pengakuan # kericuhan
Reporter: Agung Tri Laksono
Sumber: TribunSolo.com
Local Experience
Mengenal Bangsal Siti Hinggil, Ruang Sakral Sarat Sejarah di Keraton Solo
Selasa, 14 April 2026
Local Experience
Keraton Surakarta Berdiri Setelah Perjanjian Giyanti 1755 sebagai Pusat Budaya dan Warisan Tradisi
Senin, 13 April 2026
Tribunnews Update
Warga Rusak Rumah Diduga Bandar Narkoba di Riau, Kapolda Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim
Senin, 13 April 2026
Berita Terkini
Bus Suporter Persija dan Persebaya Diserang OTK di Tol Cikampek, Lalu Lintas Tersendat
Minggu, 12 April 2026
LIVE UPDATE
LIVE: Pengakuan Keji Pria di OKU Timur Habisi Nyawa Mantan Istri Siri, Korban Teriak Minta Tolong
Minggu, 12 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.