Tribunnews Update
Luhut Sentil Kinerja KPK: Jangan Dikit-dikit OTT, Buat Jelek Negeri, Mau Bersih di Surga Saja
TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyoroti kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sering melakukan operasi tangkap tangan (OTT).
Menurutnya, tindakan itu hanya akan menjelekkan negara.
Dirinya pun meminta agar KPK melakukan upaya digitalisasi.
Hal ini diungkapkan Luhut di acara Peluncuran Aksi pencegahan korupsi 2023-2024 yang digelar KPK dan sejumlah kementerian/lembaga lainnya.
Baca: Sederet Fakta Kasus di MA, KPK Tteapkan Edy Wibowo Tersangka Susul 13 Lainnya, Ditahan 20 Hari
Acara ini digelar di Jakarta Pusat pada Selasa (20/12/2022).
Luhut menyebut, tak akan ada yang bisa melakukan kecurangan dalam operasi yang dilakukan secara digital.
Bahkan koruptor sekalipun.
"Karena ini merobah negeri ini, kita enggak usaha bicara tinggi-tinggi lah, kita OTT-OTT itu kan enggak bagus sebenarnya, buat negeri ini jelek banget," ucap Luhut.
Luhut mengatakan, efisiensi dan digitalisasi merupakan kunci.
Menurutnya, jika seseorang mau bekerja dengan hati mereka bisa berhasil tanpa menjadi pencuri.
Baca: KPK Tetapkan Hakim Yustisial MA Berinisial EW Sebagai Tersangka, Diduga Terima Suap Rp 3,7 Miliar
Kemudian, Luhut meminta KPK agar tidak kerap melakukan OTT.
Hal itu menurut Luhut bisa menjelekkan negara.
Jelek yang dimaksud olehnya adalah ketika pemerintah membuat peluang terjadinya OTT.
Oleh karena itu, ia menegaskan agar KPK segera melakukan digitalisasi agar para koruptor tak bisa berkutik.
"Ya kalau hidup hidup sedikit bisa lah. Kita mau bersih bersih amat di sorga aja lah kau," kata Luhut. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Luhut Binsar Pandjaitan Dorong Upaya Digitalisasi agar KPK Tak Sering OTT
Host: Tini Afshin
VP: Ghozi Luthfi
# Luhut Binsar Pandjaitan # KPK # OTT KPK # Menko Marves # Operasi Tangkap Tangan
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
KPK Puji Sikap Prabowo Bidik Pejabat Koruptor, Minta Purbaya Copot Dirjen Bea Cukai Usai Terima Suap
5 hari lalu
Terkini Nasional
Reaksi KPK soal Perintah Prabowo ke Purbaya Copot Dirjen Bea Cukai, Diduga Terima Suap Rp 2,9 M
5 hari lalu
Tribunnews Update
Momen Luhut Binsar Minta Maaf ke Investor Asing karena Kondisi Ekonomi RI Terdampak Kondisi Global
6 hari lalu
Mancanegara
Ekonomi Indonesia Bergejolak, Luhut Minta Maaf ke Investor Global di Singapura
6 hari lalu
Tribunnews Update
KPK Respons Perintah Prabowo ke Purbaya Copot Dirjen Bea Cukai, Diduga Terima Suap Rp 2,9 Miliar
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.