Minggu, 26 April 2026

Tribunnews Update

Luhut Sentil Kinerja KPK: Jangan Dikit-dikit OTT, Buat Jelek Negeri, Mau Bersih di Surga Saja

Rabu, 21 Desember 2022 08:12 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyoroti kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sering melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

Menurutnya, tindakan itu hanya akan menjelekkan negara.

Dirinya pun meminta agar KPK melakukan upaya digitalisasi.

Hal ini diungkapkan Luhut di acara Peluncuran Aksi pencegahan korupsi 2023-2024 yang digelar KPK dan sejumlah kementerian/lembaga lainnya.

Baca: Sederet Fakta Kasus di MA, KPK Tteapkan Edy Wibowo Tersangka Susul 13 Lainnya, Ditahan 20 Hari

Acara ini digelar di Jakarta Pusat pada Selasa (20/12/2022).

Luhut menyebut, tak akan ada yang bisa melakukan kecurangan dalam operasi yang dilakukan secara digital.

Bahkan koruptor sekalipun.

"Karena ini merobah negeri ini, kita enggak usaha bicara tinggi-tinggi lah, kita OTT-OTT itu kan enggak bagus sebenarnya, buat negeri ini jelek banget," ucap Luhut.

Luhut mengatakan, efisiensi dan digitalisasi merupakan kunci.

Menurutnya, jika seseorang mau bekerja dengan hati mereka bisa berhasil tanpa menjadi pencuri.

Baca: KPK Tetapkan Hakim Yustisial MA Berinisial EW Sebagai Tersangka, Diduga Terima Suap Rp 3,7 Miliar

Kemudian, Luhut meminta KPK agar tidak kerap melakukan OTT.

Hal itu menurut Luhut bisa menjelekkan negara.

Jelek yang dimaksud olehnya adalah ketika pemerintah membuat peluang terjadinya OTT.

Oleh karena itu, ia menegaskan agar KPK segera melakukan digitalisasi agar para koruptor tak bisa berkutik.

"Ya kalau hidup hidup sedikit bisa lah. Kita mau bersih bersih amat di sorga aja lah kau," kata Luhut. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Luhut Binsar Pandjaitan Dorong Upaya Digitalisasi agar KPK Tak Sering OTT

Host: Tini Afshin
VP: Ghozi Luthfi

# Luhut Binsar Pandjaitan # KPK # OTT KPK # Menko Marves # Operasi Tangkap Tangan

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved