travel
Tradisi Perang Topat Kembali Digelar, Simbol Toleransi Umat Islam dan Hindu di Lombok Barat
TRIBUN-VIDEO.COM - Setelah absen dua tahun akibat pandemi Covid-19, akhirnya tradisi Perang Topat di Lingsar, Lombok Barat bisa kembali digelar.
Tradisi turun temurun ini biasanya dilakukan oleh umat muslim dan Hindu di Lombok Barat, sebagai wujud toleransi keduanya.
Selain itu, tradisi Perang Topat juga dilakukan untuk memperkuat hubungan persaudaraan.
Yakni antara masyarakat Suku Sasak beragama Islam dan Suku Bali beragama Hindu.
Baca: Menilik Pelaksanaan Tradisi Perang Topat di Lombok Barat, Simbol Toleransi Umat Islam dan Hindu
Baca: Tradisi Perang Topat, Simbol Toleransi Umat Islam dan Hindu di Lombok Barat
Penetapan pelaksanaan Perang Topat sendiri dilakukan setiap bulan purnama atau bulan ketujuh dalam penanggalan Suku Sasak.
Sedangkan waktu pelaksanaan kegiatan, biasanya dilakukan pada saat sore hari atau setelah ibadah sholat ashar.
Namun sebelum pelaksanaan Perang Topat berlangsung, masyarakat melakukan arak-arakan dengan membawa berbagai macam makanan dan sesajen. (*)
# Lombok Barat # Perang Topat # Umat Muslim # Hindu
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: TribunTravel.com
Local Experience
Rambut Monte Blitar Telaga Jernih dan Candi Peninggalan Hindu pada Masa Kejayaan Majapahit
Senin, 6 April 2026
Local Experience
Mengenal Candi Plaosan di Klaten, Simbol Harmoni Buddha dan Hindu dengan Arsitektur Unik
Senin, 6 April 2026
Local Experience
Yadnya Kasada, Ritual Tahunan Suku Tengger, Melarung Sesaji ke Kawah Bromo sebagai Persembahan Suci
Rabu, 1 April 2026
Local Experience
Pura Luhur Poten di Lautan Pasir Bromo jadi Pusat Pemujaan Umat Hindu Tengger Kepada Dewa Brahma
Rabu, 1 April 2026
Local Experience
Kerajaan Tarumanegara, Jejak Awal Peradaban Hindu di Nusantara
Kamis, 26 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.