Terkini Nasional
Ada Penyakit!,Terungkap Kode Bandar Narkoba Kampung Boncos untuk Kabur dari Polisi
TRIBUN-VIDEO.COM - Ada sebuah kode yang dipakai oleh warga maupun bandar narkoba di Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat bila melihat kehadiran polisi.
Begitu kode itu diucapkan oleh salah satu warga, seketika semua aktivitas narkoba pun lenyap.
Para bandar maupun pengguna narkoba lari terbirit-birit menghindar dari endusan polisi.
Kapolsek Palmerah, AKP Dodi Abdulrohim mengatakan kode yang diucapkan oleh mereka yakni "ada penyakit".
Ternyata, polisi dianggap sebuah penyakit yang harus dijauhi oleh para pelaku narkoba itu.
"Kodenya itu mereka teriak ada penyakit! Kata penyakit ditujukan ke kami," katanya saat ditemui TribunJakarta.com di ruangannya pada Rabu (30/11/2022).
Baca: Mulai Dapat Kepercayaan Lagi seusai Terjerat Kasus Narkoba, Nia Ramadhani Tulis Kisah Hidup di Novel
Warga Takut
Warga yang bermukim di Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat, tak ingin mengusik-usik aktivitas transaksi narkoba di kampung tersebut.
Mereka lebih memilih hidup berdampingan saja tanpa mau menyenggol kegiatan kriminal itu.
Sebab, bila berinisiatif menjadi pahlawan, nyawa mereka bisa jadi taruhannya.
Suatu ketika, Kapolsek Palmerah, AKP Dodi Abdulrohim sempat bertanya kepada warganya itu perihal peredaran narkoba yang marak di sana.
"Setiap kami menanyakan ibu bapak kenapa enggak lapor? Jawabnya enggak berani saya. Saya mikir keselamatan," cerita Dodi kepada TribunJakarta.com di ruangannya pada Rabu (30/11/2022).
Hidup warga juga menjadi tak aman dan diselimuti ketakutan bila melaporkan kejadian itu ke polisi yang datang saat penggerebekan.
Tak ada yang tahu keselamatan jiwa mereka seperti apa bila polisi kemudian pergi dari kampung itu usai menggerebek.
"Bapak (polisi) abis razia kan pulang ke kantor, lah kami pulang ke rumah dan tetap di sini," kata Dodi menirukan ucapan warganya itu.
Bahkan tak hanya warga, tokoh masyarakat hingga RT/RW juga tak berani mengambil inisiatif untuk melaporkan kepada polisi.
"Kalau saya analisis, tokoh masyarakat, agama dan penduduk di situ concern mendukung kami untuk memberantas narkoba cuma ya itu tadi mereka berpikir masalah keselamatan juga," jelasnya.
Namun, yang jelas, penggerebekan narkoba di Kampung Boncos tidak akan berhenti.
Jajaran Polsek Palmerah terus akan menggerebek kampung tersebut demi membuat keberadaan bandar maupun pemakai tak nyaman.
"Yang jelas kami ngasih syok terapi dulu, ngasih efek jera supaya mereka tidak nyaman aja di situ," pungkasnya.
Lihai Kabur dari Kejaran Polisi
Bandar dan pengguna narkoba sudah lihai melarikan diri bila polisi datang tiba-tiba ke kampung tersebut.
Kapolsek Palmerah, AKP Dodi Abdulrohim mengatakan target mudah kabur lantaran adanya sejumlah kendala.
"Pertama, itu jalan tikusnya banyak. Personel kami hanya 30 orang. Main di tiga titik, kan itu enggak seimbang," katanya saat ditemui TribunJakarta.cim di ruangannya pada Rabu (30/11/2022).
Banyaknya jalan tikus, diakui Dodi, mengaburkan fokus polisi.
Mereka lebih lihai membelah jalanan kampung yang sempit.
"Banyaknya jalan-jalan tikus menyulitkan kami untuk beradu cepat menangkap mereka," tambahnya.
Selain itu, banyaknya cepu di kampung itu membuat informasi penggerebekan tersebar cepat.
Polisi baru masuk permukiman itu, mereka sudah melarikan diri.
"Pengedar itu punya banyak cepunya. Informannya kadang sudah ngasih tahu begitu kita masuk. Mereka rapi mainnya udah saling kontek," lanjutnya.
Baca: Fakta Baru Terungkap, Denise Chariesta Sempat Ditangkap Polisi lantaran Memakai Narkoba
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Kapolsek Ungkap Kode Bandar Narkoba Kampung Boncos Kabur dari Polisi: 'Ada Penyakit!'
# kode # Bandar narkoba # Kampung Boncos # polisi # razia
Video Production: Arie Setyaga Handika
Sumber: TribunJakarta
LIVE UPDATE
Razia Polresta Pangklapinang di Perbatasan, Perketat Pengawasan Antar Kabupaten dan Kota
13 jam lalu
LIVE UPDATE
Bikin Resah! Polres Aceh Barat Amankan Remaja Balap Liar, Sejumlah Motor Tanpa Dokumen Disita
14 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Diamuk Massa, Warga Bakar Isi Rumah Diduga Bandar Narkoba di Rokan Hilir, 3 Polisi Jadi Korban
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.