Jumat, 15 Mei 2026

LIVE UPDATE

Kasus Harian Covid-19 di China Melonjak hingga Tembus 30 Ribu, Beijing bak Kota Mati

Minggu, 27 November 2022 14:20 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Imbas melonjaknya angka kasus harian Covid-19 di China, jalanan di Kota Beijing dilaporkan kosong pada Jumat (25/11).

Berdasarkan data, pada Kamis (24/11) kasus baru di China mencapai 32 ribu dalam sehari.

Kemudian pada Jumat (25/11), kasus melonjak menjadi 35 ribu dalam sehari.

Itu merupakan rekor kasus baru ketiga selama tiga hari berturut-turut.

Jumlah ini mengalahkan rekor terdahulu yang pernah dicatat.

Sebanyak 90 persen di antaranya, dilaporkan tidak ada gejala.

Buntut dari melonjaknya kasus harian, otoritas China kemudian memberlakukan lockdown terhadap kawasan-kawasan permukiman, serta menutup toko-toko dan bisnis.

Pembatasan serupa telah diberlakukan di kota-kota lain di berbagai penjuru China.

Aturan lockdown pun harus membuat investor menahan uang mereka untuk perekonomian lokal.

Baca: Warga China Iri Tak Bisa Nonton Piala Dunia 2022, Dibatasi & Pakai Masker Buntut Kebijakan 0 Covid

Hal ini juga menimbulkan panic buying di kalangan masyarakat.

Toko hingga supermarket dilaporkan mengalami kekosongan stok bahan pangan pada Jumat (25/11).

Meski pemerintah tak secara eksplisit menyebut istilah lockdown, namun nyatanya seluruh fasilitas publik di Beijing ditutup.

Termasuk sekolah-sekolah umum, di mana para siswa kini mulai memberlakukan pembelajaran online.

Tak hanya itu bioskop dan pusat perbelanjaan juga terpaksa ditutup, sementara beberapa taman dibuka dengan kapasitas 50 persen.

Kondisi ini sontak menjadikan Beijing sebagai kota hantu hingga membuat jutaan masyarakat dilanda kepanikan dan melakukan penimbunan bahan pangan karena takut mengalami krisis selama lockdown.

Krisis bahan pangan juga membuat beberapa restoran bahkan menghentikan layanan take away serta ikut menutup toko dan menghentikan aktivitas penjualan.

Kemudan pada pabrik iPhone terbesar di dunia yang berlokasi di Zhengzhou, lebih dari 20.000 karyawan baru telah keluar setelah terjadi kerusuhan terkait dengan Covid pekan ini.

Kepergian mereka akan merumitkan target awal perusahaan itu untuk memulai produksi penuh pada akhir November, sehingga memicu kekhawatiran mengenai kemampuan Apple untuk mengirimkan produknya selama musim liburan akhir tahun yang sibuk.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jalanan Beijing Kosong Saat Kasus Covid China Melonjak Tinggi Lagi"

# Covid-19 # China # Kota Beijing # lockdown

Editor: Khaira Nova Hanugrahayu
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Videografer: Dyah Ayu Ambarwati
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Kompas.com

Tags
   #Covid-19   #China   #Kota Beijing   #lockdown

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved