LIVE UPDATE
Wabah Covid-19 di Antartika Mengganas, AS Tutup Semua Perjalanan dan Pangkalan Penelitian
TRIBUN-VIDEO.COM - Antartika dilanda wabah Covid-19 terbesar yang menyebabkan sejumlah personel Stasiun McMurdo yang dikelola Amerika Serikat terinfeksi.
Total infeksi mencapai 10 persen dari jumlah personel yang ada di stasiun tersebut.
Diketahui stasiun tersebut adalah pangkalan terbesar penelitian di Antartika.
Berdasarkan laporan National Science Foundation (NSF), ada sebanyak 98 orang yang dinyatakan positif sejak awal Oktober lalu dari total populasi 993.
Baca: Korea Utara Bantah Tuduhan Amerika Serikat soal Pasok Senjata secara Diam-diam ke Rusia
Untuk menangani hal ini, NSF mulai melakukan penurunan kepadatan penduduk.
Hal ini dilakukan guna menurunkan angka penularan kasus Covid-19.
Selanjutnya akan dilakukan jeda ke seluruh perjalanan menuju Antartika selama dua pekan ke depan.
Penularan Covid-19 ini terjadi saat pangkalan tersebut bersiap untuk menyambut para ilmuwan yang akan datang melakukan penelitian selama dua hingga tiga bulan.
Belum dipastikan dampak dari jeda perjalanan pada proyek-proyek penelitian tersebut.
Diketahui wabah Covid-19 di Antartika bukan jadi yang pertama kalinya.
Baca: Makin Panas, Amerika Serikat Balas Korea Utara dengan Luncurkan Pesawat Pembom Strategis B-1B
Namun kali ini menjadi yang terbesar sejak pandemi dimulai.
Pada Desember 2020 kasus pertama terdeteksi, dengan 36 orang dinyatakan positif di pangkalan Chili.
Setahun kemudian wabah menginfeksi 11 dari 30 orang di stasiun penelitian Belgia Princess Elisabeth.
Pada Januari 2022 ada 24 kasus yang terdeteksi dalam wabah di pangkalan Esperenza Argentina.
Dalam upaya menahan wabah dan menghentikan penyebarannya lebih lanjut, NSF akan mengharuskan warga untuk menghabiskan lima hari dalam isolasi sebelum transit ke kutub selatan atau deep field, dan merekomendasikan masker KN-95 untuk dipakai setiap saat.
Mereka yang dites positif akan diminta untuk mengisolasi diri selama lima hari, kemudian mengenakan masker lima hari setelahnya, dan dapat kembali bekerja setelah dua tes negatif. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wabah Covid Terbesar Melanda Antartika, AS Hentikan Semua Rencana Kedatangan
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Videografer: Ika Vidya Lestari
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Drone Senilai 200 Juta Dollar Buatan AS Hilang di Selat Hormuz, Sempat Kirimkan Kode Darurat
8 jam lalu
Internasional
IRAN KECAM AS! Dinilai 'Bodoh' Jika Biarkan Israel Serang Lebanon Bubarkan Gencatan Senjata
8 jam lalu
Terkini Nasional
SERANGAN GELOMBANG KE-100! Operasi True Promise 4 Iran Gempur Puluhan Lokasi Vital AS Dan Israel
9 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.