Jumat, 5 Juni 2026

LIVE UPDATE

Sopir Ambulans Pembawa Jenazah Brigadir J Ungkap soal Denyut Nadi hingga Perintah Provos Polri

Senin, 7 November 2022 21:05 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sopir ambulans menjadi saksi di sidang kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Sopir ambulans yang mengevakuasi jenazah Brigadir J, Ahmad Syahrul Ramadhan, menceritakan saat ia mengevakuasi korban.

Ia menyaksikan langsung kondisi jenazah Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022 lalu.

Kesaksian itu diungkap dalam sidang dengan terdakwa Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf, Senin (7/11/2022).

Syahrul menceritakan bahwa dirinya mendapatkan kiriman lokasi dari kantornya untuk melakukan penjemputan jenazah sekitar pukul 19.13 WIB pada 8 Juli 2022.

Namun, sampai di depan RS Siloam Duren Tiga, Jakarta Selatan ada seseorang yang mengetuk kaca mobilnya dan meminta mengikuti ke lokasi.

Selanjutnya, Syahrul masuk ke Komplek Polri dan menyebut sudah banyak anggota di dalamnya termasuk Provos yang kemudian memintanya mematikan sirine.

Setelah di rumah Ferdy Sambo, dia pun diminta untuk memarkiran kendarannya di garasi dn mengeluarkan tandu.

Baca: Curiga sejak Awal, Sopir Ambulans Biasa Jemput Pasien Malah Diminta Jemput Jenazah Brigadir J

Syahrul pun kaget saat melihat ada jenazah di bawah tangga dengan kondisi berlumuran darah, masih memakai masker berwarna hitam dengan luka tembak.

Pihaknya langsung diminta untuk memeriksa nadi jenazah yang kemudian ia diketahui merupakan Brigadir J.

Pengecekan berulang kali sebelum akhirnya dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati.

Hasilnya, Brigadir J tidak lagi dalam kondisi bernyawa.

Dalam tadi juga, Syahrul menyatakan, setibanya di RS Polri, Kramat Jati, jenazah Brigadir J tak langsung dibawa ke ruang jenazah.

Akan tetapi diarahkan untuk menuju ke ruang instalasi gawat darurat (IGD).

Perintah tersebut datang dari seorang petugas yang memang menemui dirinya selama di ambulans menuju ke RS Polri.

Baru setelah itu, Syahrul diminta untuk langsung membawa jenazah Yosua ke ruang jenazah forensik.

Setelah menyerahkan jenazah, saat ingin pamit ia ditahan oleh seorang anggota di Rumah Sakit Polri untuk menunggu.

Setidaknya hingga waktu Subuh menjelang baru Syahrul bisa pulang dari RS Polri dengan dibekali uang biaya ambulans dan mencuci mobil. (Tribun-video.com/Tribunnews)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sopir Ambulans Sebut Denyut Nadi Brigadir J Dicek Berkali-kali Usai Ditembak, Hasilnya Tetap Nihil

# sopir ambulans # Nofriansyah Yosua Hutabarat # Brigadir J # Ferdy Sambo

Editor: Khaira Nova Hanugrahayu
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved