TRIBUNNEWS UPDATE
Hakim dan Jaksa Dibuat Geram dengan Kesaksian Kodir ART Ferdy Sambo, Kini Terancam Jadi Tersangka
TRIBUN-VIDEO.COM - Hakim dan jaksa lagi-lagi dibuat geram dengan jawaban dari asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Kali ini, sosok tersebut adalah Diryanto alias Kodir yang menjadi saksi dalam sidang kasus pembunuhan Brigadir J.
Jaksa bahkan meminta hakim menjadikan Kodir sebagai tersangka seusai berperan menghilangkan darah Brigadir J seusai ditembak oleh Ferdy Sambo.
Baca: Sosok Kodir, ART Sambo yang Bersihkan Darah Brigadir J, Sempat Diminta Hubungi Seseorang
Kodir adalah saksi yang dihadirkan jaksa dalam sidang Obstruction of justice dengan terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria.
Seperti halnya Susi ART Ferdy Sambo lainnya, Kodir memberikan keterangan di hadapan majelis hakim berbelit-belit.
Jaksa pun naik pitam dan meminta majelis hakim menetapkan Kodir menjadi tersangka baru.
Kodir adalah salah satu ART Ferdy Sambo.
Seusai Brigadir J tewas, Kodir mengaku diperintahkan Sambo untuk menghubungi seseorang.
Saat itu, Kodir mengaku ia diperintahkan Ferdy Sambo untuk menghubungi mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ridwan Soplanit.
Baca: ART Sambo Kembali Jadi Sorotan, Kodir akan Susul Susi Jadi Tersangka karena Beri Keterangan Bohong?
Namun dari BAP, perintah Sambo adalah menghubungi Polres Metro Jakarta Selatan dan memanggil ambulans untuk membawa jenazah Yosua.
“Saudara mengatakan, saudara menghubungi sopir Kasat (Ridwan Soplanit), saudara kan tidak diperintahkan, yang diperintahkan itu kan Yogi, itu pun untuk menghungi ambulans dan Polres Jakarta Selatan kenapa tiba-tiba saudara ke rumah Kasat itu,” cecar jaksa.
“Seingat saya, diperintah,” jawab Kodir.
Dalam kesaksiannya, Kodir juga mengaku ia diminta membersihkan bercak darah Yosua yang ada di TKP.
Hal ini disampaikan Kodir saat ditunjukkan foto Yosua yang tergeletak tak bernyawa dalam persidangan.
"Siapa yang bersihin bercak darah?" tanya hakim dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (31/10/2022).
"Siap, saya Yang Mulia," jawab Kodir.
Baca: 2 ART Sambo Susi & Kodir Berulah di Persidangan, Beri Kesaksian Berbelit-belit yang buat Hakim Geram
Menurut Kodir, CCTV di rumah dinas mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri itu sudah mati sejak 15 Juni 2022.
Sehingga peristiwa tewasnya Yosua pada tanggal 8 Juli 2022 tidak terekam CCTV.
“Setahu saksi tanggal 9 Juli, kamera (CCTV) hidup atau mati?” tanya jaksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2022). (Tribun-Video.com/Kompas.com)
Baca juga berita terkait di sini
# TRIBUNNEWS UPDATE # ART # Ferdy Sambo # saksi # pembunuhan # Brigadir J
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Momen Warga Filipina & Delegasi ASEAN Terpukau Puji Maung Prabowo, Ramai-ramai Foto di Depan Mobil
4 hari lalu
Tribunnews Update
Iran Serang UEA Usai Baku Tembak dengan AS di Selat Hormuz, Ledakan & Kepulan Asap di Bandara Dubai
4 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Ungkapan Hati Jemaah Haji Kloter 15 Batam saat Tiba di Tanah Suci Makkah, Berharap Dosa Diampuni
4 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Kim Jong Un & Ju Ae Pamer Kedekatan dengan Crwe Kapal Choe Hyon, Nikmati Makan Bersama Tanpa Sekat
4 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Adu Rudal AS-Iran Pecah di Selat Hormuz, 3 Kapal Perang Trump Kalah Dihantam Bom
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.