Daerah Terkini
Mengenal Ragam Industri di PT KIPI, Ada Smelter Alumunium hingga Petrokimia
TRIBUN-VIDEO.COM, TANJUNG SELOR - Pengerjaan pembangunan di proyek strategis nasional (PSN) kawasan industri dan pelabuhan internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi terus berprogres.
Diketahui di dalam PSN KIPI telah ditetapkan tiga perusahaan pengelola kawasan industri yakni PT KIPI, PT ISI dan PT KIKI.
Ketiga perusahaan pengelola kawasan ini nantinya akan mengelola sejumlah aktvitas industri. Di mana di bawah perusahaan pengelola kawasan akan ada sejumlah perusahaan pelaku industri yang disebut sebagai tenant kawasan industri.
Pantauan TribunKaltara.com dari tiga perusahaan pengelola kawasan, baru PT KIPI yang terlihat progres fisiknya di lapangan.
Sejumlah alat berat terlihat tengah membuka lahan di areal pesisir, alat berat lainnya terlihat tengah mereklamasi pantai untuk keperluan pembangunan pelabuhan.
Di bawah PT KIPI ada sejumlah perusahaan tenant seperti, PT Kalimantan Alumunium Industri (KAI) dan PT Tsingham.
Dua perusahaan tenant itu akan membangun industri yang berbeda, PT KAI akan membangun industri smelter atau pemurnian alumunium dan PT Tsingham akan membangun industri petrokimia.
Baca: Launching Karya Bakti Pembangunan Sentra Industri Kakao 2022, Demi Kesejahteraan Masyarakat Adat
Baca: Jokowi Beberkan Progres Pembangunan Infrastruktur IKN Berjalan Baik, akan Terlihat di Januari 2023
Perwakilan pengelola kawasan industri dari PT KIPI, Refi Primanda, mengatakan untuk industri petrokimia luas lahan yang disiapkan sebesar ribuan hektar. Adapun lahan yang telah dibebaskan mencapai ratusan hektar.
"Ini akan dibangun pabrik petrokimia luasnya 2.400 hektar, tahapannya sekarang penyiapan, land clearing mereka sudah lakukan 600 hektar," kata Refi Primanda.
"Barang-barang konstruksi juga sudah mulai masuk, untuk konstruksi kemungkinan dimulai 2023," jelasnya.
Untuk PT KAI, Refi menjelaskan tengah dibangun pelabuhan atau jetty. Di area PT KAI nantinya akan dibangun smelter alumunium dengan luasan ratusan hektar.
"Lalu ada Kalimantan Alumunium Industri di sana mereka akan bangun alumunium smelter di sana mereka sudah land clearing juga sekitar 450 hektar," kata dia.
Tak hanya perusahaan tenant, Refi menjelaskan PT KIPI selaku pengelola kawasan juga tengah melakukan pembangunan gedung kantor pengelola.
Pembangunan gedung kantor pengelola itu ditargetkan rampung pada awal 2023 mendatang.
"Kita juga fokus bangun gedung pengelolaan, lalu infrastruktur dasar, dan kita juga akan bangun water treatment plant," tutur dia.
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
(*)
# pembangunan # Kawasan Industri # KIPI # alat berat
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribun Kaltara
Terkini Nasional
Stafsus Wapres Temui Jokowi di Solo, Bahas Kemajuan IKN hingga Diberi Wejangan
Jumat, 27 Maret 2026
Saksi Kata
Seorang Pria Nekat Menerobos Jalan Cor Basah hingga Buat Kerusakan lantaran Minta Bukti Izin Dishub
Kamis, 26 Maret 2026
Saksi Kata
Warga Desa Bantan Protes! Kebun Puluhan Tahun Dipetakan Jadi Kawasan Industri
Selasa, 17 Maret 2026
Terkini Nasional
Rumah Pensiun Joko Widodo di Colomadu Masuk Tahap Finishing, Target Rampung 2026
Jumat, 13 Maret 2026
Nasional
Panglima Jilah Sambangi Jokowi di Solo, Tagih Janji Pembangunan Dayak Center
Kamis, 5 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.