Senin, 11 Mei 2026

Terkini Metropolitan

Setelah Berhasil Bunuh dan Buang Rekan Wanitanya, Terungkap Rudolf Tobing Akan Eksekusi 2 Orang Lagi

Jumat, 21 Oktober 2022 20:40 WIB
Warta Kota

TRIBUN-VIDEO.COM - Sakit hati karena merasa dikhianati dalam hubungan pertemanan, Christian Rudolf Tobing (36) membunuh Ade Yunia Rizabani Paembonan (36) di Apartemen Green Pramuka, Jakarta Pusat.

Pembunuhan yang dilakukan Rudolf Tobing terhadap Yunia dilakukan secara terencana, dengan menyewa satu kamar apartemen untuk satu malam, dan membuang jasad korban yang dibungkus plastik hitam di kolong Tol Becakayu.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga menuturkan setelah berhasil membunuh korban, Rudolf Tobing juga berencana membunuh dua orang lagi yang juga rekan mereka, dengan motif serupa.

"Dua orang yang menjadi calon korban pelaku ini, juga dianggap pelaku sudah mengkhianati dan membuat pelaku sakit hati," kata Panjiyoga dalam tayangan Kompas TV, Jumat (21/10/2022).

Karenanya kata Panjiyoga, pihaknya akan memeriksa dua orang calon korban pelaku ini, untuk memastikan motif pelaku.

Baca: Rudolf Tega Habisi Nyawa Sahabanya Sendiri, Ternyata Inilah Motif Sesungguhnya

"Jadi ada dua orang target lagi yang ditargetkan pelaku, terkait sakit hati yang timbul, setelah pelaku melihat foto bahwa para calon korban dan korban berjalan bersama seseorang yang dianggap musuh atau tidak disukai pelaku," kata Panjiyoga.

Sebelumnya Panjiyoga memastikan bahwa dari hasil pemeriksaan dan pendalaman terungkap bahwa Christian Rudolf Tobing (36) sudah merencanakan untuk membunuh wanita rekan kerjanya Ade Yunia Rizabani Paembonan (36) di Apartemen Green Pramuka, Jakarta Pusat.

Karenanya kata Panjiyoga, Rudolf Tobing menyewa kamar apartemen dalam satu malam dan mengajak rekan kerjanya ke sana dengan dalih untuk membicarakan pekerjaan,

Setelah dibunuh dengan dicekik, Rudolf Tobing, membungkus jenazah Ade Yunia dengan plastik dan membawanya dengan troli. Jenazah korban kemudian di buang di kolong tol Becakayu, Bekasi.

"Korban dan pelaku kawan, bisa dibilang sahabat, teman dekat, dan pernah bergabung di suatu komunitas dan sempat siaran bareng," kata Panjiyoga dalam tayangan Kompas TV, Jumat (21/10/2022).

Panjiyoga menyebutkan latar belakang pelaku adalah pendeta muda. "Latar belakang pelaku, dulu informasi yang kami dapatkan dan hasil pemeriksaan, R ini pernah menjadi pendeta muda di salah satu gereja di wilayah Bogor," tambahnya.

Panjiyoga memastikan tidak ada cekcok atau bersitegang sebelum pembunuhan seperti yang pernah dinyatakan polisi sebelumnya.

"Jadi bersitegang itu tidak ada. Itu keterangan awal pelaku. Setelah kami lakukan pendalaman, pelaku ini memang sudah merencanakan membunuh korban. Motifnya karena sakit hati dan dikhianati," kata Panjiyoga.

Sebab kata Panjiyoga, korban diketahui pelaku pernah berjalan dengan seseorang yang dianggap musuh pelaku.

"Musuh dalam artian tidak sejalan," katanya.

Menurut Panjiyoga, niat membunuh pelaku karena melihat foto korban di media sosial dalam suatu acara dengan seseorang yang dianggap pelaku musuh atau tidak disukainya.

"Jadi pelaku sakit hati karena dikhianati. Pelaku merasa korban yang seharusnya berpihak padanya tapi malahan berpihak pada orang yang tidak disukai oleh pelaku," katanya.

Panjiyoga memastikan tidak ada hubungan asmara antara pelaku dan korban. "Tidak ada hubungan asmara, tapi teman sudah lama," katanya.

Nama dan sosok Christian Rudolf Tobing (36) ramai diperbincangkan di media sosial.

Baca: Mantan Pendeta Muda Rudolf Pembunuh Wanita di Kolong Tol Becakayu Punya 3 Target untuk Dieksekusi

Hal itu setelah Rudolf Tobing ditangkap jajaran Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya bersama Polresta Bekasi di kawasan Pondok Gede pada Selasa (18/10/2022) siang.

Rudolf Tobing adalah tersangka pembunuh wanita rekan kerjanya yang jasadnya dibungkus plastik dan dibuang di kolong Tol Becakayu.

Bersamaan dengan penangkapan Rudolf, beredar di media sosial, rekaman CCTV, saat ia membawa jasad korban dengan troli di dalam lift salah satu apartemen di Jakarta Pusat.

Dalam rekaman itu Rudolf Tobing tampak sangat tenang dan tersenyum usai membunuh korban.

Yang mengagetkan lagi, sejumlah kesaksian netizen menyebutkan bahwa Rudolf Tobing adalah seorang pendeta muda. Profesinya yang disebut-sebut sebagai pendeta muda semakin membuat perbincangan di media sosial kian riuh.

Akun Instagram Christian Rudolf Tobing @rudolftobing_ pun ramai diserbu netizen yang mengecam perbuatannya, dibalik dirinya yang disebut-sebut seorang pendeta muda.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengatakan Rudolf ditangkap di kawasan Pondok Gede pada Selasa (18/10/2022) siang saat hendak menjual laptop milik korban.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Rudolf Tobing Berencana Bunuh 2 Orang Lain, setelah Berhasil Bunuh Rekan Wanitanya

# Rudolf Tobing # Tol Becakayu # pembunuhan # pendeta # Polda Metro Jaya

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Video Production: Tia Kristiena
Sumber: Warta Kota

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved