Rabu, 15 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Tak Turuti Perintah Ferdy Sambo, Ini Sosok yang 'Backup' CCTV Detik-detik Pembunuhan Brigadir J

Senin, 17 Oktober 2022 20:16 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Ketakutan pada Ferdy Sambo, AKBP Arif Rachman sengaja mematahkan laptop yang menyimpan file rekaman kamera CCTV di TKP tewasnya Brigadir J.

Rekaman tersebut memperlihatkan rekaman detik-detik Brigadir J tewas ditembak oleh Bharada E.

AKBP Arif awalnya mengaku kaget karena apa yang disampaikan pada publik berbeda dengan rekaman CCTV yang dilihatnya.

Baca: Sejumlah Hal yang Dilakukan Ferdy Sambo Selama Jalani Sidang, Pijit-pijit Dahi hingga Tulis Catatan

Dalam surat dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum, AKBP Arif awalnya menemui Ferdy Sambo seusai pembunuhan.

Ia lantas mempertanyakan mengapa rekaman CCTV berbeda dengan skenario yang dibuat yang dinarasikan adanya tembak menembak.

Tak hanya pada Ferdy Sambo, AKBP Arif juga bertanya pada Brigjen Hendra Kurniawan eks Karopaminal Divpropam Polri.

Saat itu, Sambo justru marah besar dan memerintahkan Arif menghapus seluruh rekaman CCTV tersebut.

Arif kemudian pergi dari ruang kerja Sambo 30 menit kemudian dan bertemu dengan Kompol Baiquni Wibowo dan Kompol Chuck Putranto.

Ia pun menyampaikan pada dua rekannya itu bahwa apabila rekaman CCTV bocor maka ketiganya yang pasti membocorkan.

Baca: Sejumlah Hal yang Dilakukan Ferdy Sambo Selama Jalani Sidang, Pijit-pijit Dahi hingga Tulis Catatan

Baiquni sempat bertanya kepada Arif apakah Sambo benar-benar memerintahkan untuk menghapus rekaman kamera itu.

Sekali lagi Arif menyatakan itu adalah perintah Sambo, sampai akhirnya Baiquni menyetujui untuk menghapus file rekaman CCTV itu.

Hanya saja saat itu, Baiquni rupanya sempat membackup file yang ada di laptop yang dipakai.

"Baiquni Wibowo menyampaikan 'bang minta waktu untuk backup file pribadi di laptop saya sebelum diformat'," kata jaksa saat membacakan dakwaan.

Pada 14 Juli 2022 sekitar pukul 21.00 WIB, Baiquni bertemu dengan Arif dan menyampaikan file rekaman CCTV TKP di laptop sudah bersih.

Baiquni kemudian meletakkan laptop itu di belakang kursi sopir dan pergi.

Baca: Ferdy Sambo Minta Dilindungi Bripka RR Jika Brigadir J Melawan akan Dieksekusi, Ricky Tak Bantah

Hendra kemudian menelepon Arif sekitar pukul 23.00 WIB menanyakan apakah permintaan Sambo sudah dilaksanakan.

Hingga pada pagi harinya, AKBP Arif Rachman dengan sengaja mematahkan laptopnya tersebut dengan keduanya tangannya menjadi beberapa bagian. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

# TRIBUNNEWS UPDATE # Ferdy Sambo # pembunuhan # Brigadir J # CCTV

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved