Jumat, 24 April 2026

Terkini Nasional

Muncul Spanduk di Tengah Duka Tragedi Kanjuruhan, Minta Tragedi Diusut Tuntas

Senin, 10 Oktober 2022 07:39 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - 10 hari berlalu, tragedi Kanjuruhan yang meletus selepas laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) masih menyisakan duka.

Kini mulai muncul spanduk-spanduk provokatif di Malang Raya, spanduk itu pun langsung diturunkan.

Ditambah lagi, Aremania menyampaikan beberapa fakta penting soal Tragedi Kanjuruhan yang berhasil dikumpulkan.

Pertama soal adanya aksi pembiaran, tembakan gas air mata di luar stadion hingga tanggung jawab penanganan terhadap para korban yang mengalami luka-luka.

Baca: Viral Rekaman Suara Penjual Dawet Beri Kesaksian soal Tragedi Kanjuruhan, Kini Dicari Aremania

Spanduk provokatif muncul di tengah-tengah suasana duka Tragedi Stadion Kanjuruhan yang menewaskan ratusan Aremania.

Tragedi Stadion Kanjuruhan terjadi selepas laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada pekan 11 Liga 1 2022, Sabtu (1/10/2022).

Spanduk provokatif tersebut ditemukan Tim Gabungan Aremania.

Diduga, spanduk provokatif itu dipasang untuk memecahkan fokus tujuan usut tuntas Tragedi Stadion Kanjuruhan.

Anggota Tim Gabungan Aremania, Anwar, menjelaskan secara detail terkait spanduk provokatif tersebut.

"Jadi, tim kami keliling di wilayah Malang Raya."

"Dan di hari ke delapan, tepatnya Sabtu (8/10/2022) sore, kami menemukan adanya spanduk provokatif."

"Spanduk tersebut terpasang di pinggir Jalan Retawu," ujarnya saat ditemui SURYAMALANG.COM di Gedung KNPI Kota Malang, Minggu (9/10/2022).

Baca: Kesaksian Aremania Pintu 13 Stadion Kanjuruhan Dibuka Menit 85 tapi Ada yang Menutup & Mengunci

Anwar menjelaskan, spanduk tersebut bertuliskan "Usut Tuntas Sing Dudu Aremania Ojo Melok-Melok" (Usut Tuntas Yang Bukan Aremania Jangan Ikut-ikut).

"Setelah itu, spanduk provokatif tersebut kami turunkan dan kami amankan."

"Dan kami meyakini, spanduk itu bukan dari pihak Aremania dan warga Malang."

"Apapun yang bernada provokatif, itu bukan dari Aremania dan warga Malang," jelasnya.

Pihaknya menduga, spanduk itu dipasang oleh sejumlah orang atau oknum yang ingin membangun persepsi dan memecah fokus tujuan usut tuntas.

"Jadi, spanduk provokatif itu seolah-olah memblokir simpati publik untuk tidak berjuang dan bersimpati terhadap usut tuntas ini."

"Padahal kami membutuhkan dukungan dari seluruh dunia, untuk mengusut tuntas gas air mata dan mengusut tuntas keadilan," bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat.

Apabila menemukan adanya tulisan, spanduk, gambar ataupun mural yang bernada provokatif serta jauh dari koridor usut tuntas, untuk segera melapor ke Tim Gabungan Aremania.

"Bisa langsung menghubungi nomor hotline kami di 0813-3301-0152 atau bisa mendatangi posko kami yang ada di Gedung KNPI Jalan Kawi Kota Malang."

"Supaya bisa segera kami tindak dan kami turunkan," tandasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Spanduk Provokatif di Tengah Duka Tragedi Kanjuruhan, Aremania Bicara Gas Air Mata di Luar Stadion

# Kanjuruhan # Arema FC # Persebaya Surabaya # spanduk # Malang # gas air mata

Video Production: ahmadshalsamalkhaponda
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved