Terkini Daerah
Bupati Teluk Bintuni Diperiksa terkait Aksi KKB yang Tewaskan 4 Pekerja, Komnas HAM Ungkap Keanehan
TRIBUN-VIDEO.COM – Komnas HAM Papua dan Papua Barat bekerja cepat guna mengusut tuntas kasus pembunuhan terhadap empat pekerja Jalan Trans Papua Barat di Teluk Bintuni beberapa waktu lalu.
Diketahui, pelaku pembunuhan terhadap empat pekerja tersebut dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah tersebut.
Sebanyak 12 orang KKB telah diidentifikasi oleh Polda Papua Barat, dan telah dirilis sebagai daftar pencarian orang (DPO).
Berikut ini nama-nama DPO yang melakukan aksi pembantaian di Teluk Bintuni yakni, Martinus Aisnak, Frangky Muuk, Tom Aimau, Manfret Fatem, Manuel Aimau.
Baca: Respons Aksi KKB Serang Pekerja Jalan Trans Bintuni-Maybrat, LMA Pabar: Itu Bukan Budaya Orang Papua
Selanjutnya, Sutiawan Orocomna, Barnabas Muuk, Matias Aisasior, Marthen Aikingging, Willy Sakof, dan Thomas Muuk.
Sementara, seorang DPO yang masih dibawah umur lainnya hingga kini belum diketahui identitasnya.
Kali ini, Komnas HAM pun memeriksa Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw. Dalam pemeriksaan tersebut, Komnas HAM menemukan beberapa hal yang aneh.
"Kami sudah periksa namun kok sekelas Bupati dia tidak tahu ada proyek di wilayah itu," kata Kepala Komnas HAM Papua Frits Ramandey, Kamis (6/10/2022).
Baca: 11 Anggota KKB yang Serang Pekerja Jalan Teridentifikasi, Ada yang Masuk Jadi DPO Kisor Maybrat
Frits mengaku, selama ini pihaknya tidak mengetahui keberadaan kelompok sipil bersenjata di Bintuni.
"Sayangnya proyek besar sedangkan dilaksanakan di situ kok sampai mereka dibantai bupati tidak tahu," tuturnya.
Menurutnya, ketidaktahuan Bupati Bintuni merupakan sebuah ironi. "Kami minta agar bupati harus segera melakukan evaluasi standar teknis terkait pekerjaan di sana," jelas Frits.
Harusnya, ada koordinasi yang dilakukan secara intensif oleh Dinas PU baik di kabupaten dan provinsi.
Ia berujar, pihaknya mengajukan pertanyaan yang harus diklarifikasi kepada Bupati Bintuni.
Hanya saja, bupati justru tidak mengetahui pekerjaan jalan, jumlah anggaran, hingga perusahaan yang ikut tender pun tak diketahui.
Menurutnya, semua ini akan jadi catatan dan nantinya dirangkum untuk selanjutnya dibuat langkah lebih lanjut. (*)
# Teluk Bintuni # Bupati # Petrus Kasihiw # KKB # pekerja
Baca berita lainnya terkait KKB
LIVE UPDATE
Soroti Antrean Panjang di SPBU, Bupati Teluk Bintuni Minta Tambahan Kuota BBM Subsidi
5 jam lalu
LIVE UPDATE
Isak Tangis Kelaurga Lepas Keberangkatan 445 Jemaah Haji di Kuningan, Bupati Beri Pesan Hangat
1 hari lalu
LIVE UPDATE
Plt Bupati Bekasi Putar Otak Jaga Pembangunan: Pemangkasan TKD Bukan Alasan Lakukan Pembangunan
1 hari lalu
Live Update
LIVE UPDATE SIANG: 1 Anggota KKB Dilumpuhkan Aparat, Bandar Arisan Bodong Digeruduk Emak-emak
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.