Terkini Nasional
Hotman Paris Geram & Sedih, Oknum Polisi Rudapaksa Anak Tiri yang Masih SD Selama 2 Tahun
TRIBUN-VIDEO.COM - Pengacara kondang Hotman Paris mengakui merasa sedih seharian setelah mendapatkan laporan dari seorang ibu asal Cirebon di Kopi Johny.
Ibu asal Cirebon tersebut bercerita bagaimana seragam sekolah dasar (SD) putrinya menjadi saksi biru kekejaman oknum polisi di Cirebon.
Diceritakan ibu tersebut, anaknya yang kini berusia 11 tahun ini mejadi korban rudapaksa ayah tirinya yang merupakan oknum polisi di Polresta Cirebon.
Hotman Paris mengaku langsung sedih seharian setelah mendapatkan laporan tindakan bejat oknum polisi itu kepada putri tirinya.
Apalagi ketika mengetahui, korban sempat dirudapaksa ketika mengenakan seragam merah putih sekolah dasar (SD) sebelum berangkat sekolah.
Baca: Berkat Hotman 911, Hotman Paris sampai Dibuatkan Lagu oleh Guru Honorer, Minta Tolong Hal Ini
Pernyataan itu membuat Hotman Paris lemas, sedih, hingga tak semangat seharian.
"Gue sedih seharian, tadi pagi ada anak yang dibawa 11 tahun yang diduga dianiaya dan diperkosa oleh ayah tirinya yang oknum polisi," ucapnya dikutip TribunJakarta.com dari Instagram pribadinya, Selasa (27/9/2022).
"Tau gak? Hal yang paling menyedihkan saat si anak itu mengaku bahwa dia sudah pake baju seragam sekolah sudah siap berangkat ke sekolah,"
"Tapi oleh orang yang diduga pelakuna itu disetubuhi pagi-pagi, dipaksa, apa gak nangis liat itu?," sambung Hotman Paris.
Bahkan diakui Hotman Paris, ia sampai tak bersemangat padahal harus mengisi acara di salah satu stasiun televisi.
"Gue gak bisa konsentrasi, padahal Hotman bakal tampil di tv. Hatiku tidak sweet malam ini," ucapnya dengan gaya ciri khas sang pengacara.
Hotman Paris menerima pengakuan tersebut pagi-pagi ketika ibu korban menyambangi markasnya di Kopi Johny.
Sambil menangis, ibu korban menceritakan kebiadaban suaminya kepada putri kecilnya itu.
Tak hanya sekali, dugaan pemerkosaan itu dilakukan pelaku berulang kali sejak korban duduk di bangku kelas 4 SD.
"Seorang ibu, katanya putrinya sejak kelas 4 SD korban kekerasan seksual. Disuruh nonton video porno. Diduga alat kelaminnya dipegang-pegang,"
Baca: Oknum Polisi 2 Tahun Rudapaksa Anak Tiri yang Masih SD, Hotman Paris Geram Minta Penyidik Diganti
"Bahkan kemudian akhirnya disetubuhi. Itu sudah berlangsung lama. Tragisnya lagi yang diduga melakukan itu adalah bapak tiri yang adalah bertugas sebagai oknum polisi di Cirebon, Polres Cirebon Kota," ungkap Hotman Paris dilansir TribunJakarta dari tayangan Instagram Hotman pada Senin (26/9/2022).
Ibu korban sebenarnya telah melapor ke pihak berwajib.
Terduga pelaku yang merupakan anggota kepolisian itu pun sudah ditangkap.
Namun ada yang hal dicurigai ibu korban hingga akhirnya memutuskan untuk mendatangi Hotman Paris.
"Sudah bikin laporan polisi, awalnya penganiayaan, sudah ada visum, ternyata bukan hanya penganiayaan tapi juga kekerasan seksual diduga sangat keji,"
"Oknum polisinya sudah ditahan tapi ibu ini datang ke Hotman 911 karena ada pertanyaan, kok kasusnya agak lambat," pungkas Hotman Paris.
Ibu korban juga mempertanyakan soal barang bukti yang disita polisi tidak semuanya.
Misalnya seragam sekolah anaknya yang kala itu dipakai ketika pelaku merudapaksa korban.
"Ibu mempertanyakan kepada penyidik kenapa yang disita cuman satu?" kata Hotman Paris.
"Iya padahal kejadiannya (rudapaksa) tiga hari berturut-turut, ada tiga baju, dua baju tidur dan satu baju seragam sekolah merah putih," tutur ibu tersebut langsung menangis.
Hotman Paris sempat kaget mendengar ibu korban menyebut baju seragam SD anaknya merupakan salah satu barang bukti.
Ibu korban kemudian menceritakan kebejatan yang dilakukan pelaku sebelum anaknya berangkat sekolah.
"Saya ke pasar sama ART saya, anak saya pake seragam baru sarapan, anak saya dipaksa untuk berhubungan. Anak saya juga ternyata dicecoki obat-obatan," tutur ibu korban sambil tersedu.
"Sudah mau sekolah udah pakai seragam tapi diduga si ayah tiri yang adalah oknum polisi memaksa putrinya ini berhubungan di pagi hari. Ini lah ibunya yang nangis-nangis, mohon kepada Propam Polresta Cirebon dan Propam Polda Jabar, dan Propam Mabes Polri untuk turun memeriksa apakah penyidik sudah melaksanakan tugasnya secara maksimum," tutur Hotman Paris.
Tanggapan Polres Cirebon
Penyidik Polresta Cirebon tengah mendalami kasus anggotanya melakukan penganiayaan dan dugaan rudapaksa tersebut.
Dilansir TribunJakarta.com dari Tribun Cirebon, terungkap inisial pelaku, yakni Briptu CH.
Kini, Briptu CH telah diamankan pihak kepolisian dan kasusnya masih diselidiki.
Rupanya terduga pelaku langsung ditetapkan sebagai tersangka usai ibunda korban melapor pada akhir Agustus 2022.
"Saat ini kami masih mendalami kasusnya," kata Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, Selasa (27/9/2022).
"Tersangka juga dijerat pasal berlapis dari mulai UU TPKS hingga UU PKDRT, dan ancaman hukumannya mencapai 15 tahun - 20 tahun penjara," pungkas Kombes Pol Arif Budiman. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Hotman Paris Sedih Seharian, Seragam SD Jadi Bukti Kekejaman Oknum Polisi di Cirebon ke Anak Tirinya
# Hotman Paris # Cirebon # Kopi Johny # Sekolah Dasar # polisi # rudapaksa # Polresta Cirebon
Sumber: TribunJakarta
Local Experience
Sunan Gunung Jati Menyebarkan Islam dengan Pendekatan Sosial Budaya dan Politik di Cirebon
Kamis, 9 April 2026
Local Experience
Sunan Gunung Jati Membawa Peradaban Islam di Cirebon hingga Mencapai Masa Kejayaannya
Kamis, 9 April 2026
LIVE UPDATE
Cekcok saat Tegur Pemotor di Pondok Aren Tangsel, Pria Beratribut Polisi Minta Maaf ke Publik
Rabu, 8 April 2026
Local Experience
Dakwah Sunan Gunung Jati Menyatukan Tokoh Sakti dan Menjadikan Keraton sebagai Pusat Budaya Islam
Rabu, 8 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.