LIVE UPDATE

Tanggapi Jokowi yang Minta Lukas Penuhi Panggilan KPK, Pengacara Lukas: Bapak Sakit agar Sembuh Dulu

Senin, 26 September 2022 21:13 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kuasa Hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening mengaku menghargai perintah Presiden Joko Widodo yang meminta kliennya menghormati panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Meski demikian, kata Stefanus, saat ini Lukas sedang sakit.

Ia mengaku pihaknya sedang mencoba mencari solusi terkait persoalan ini.

"Kita juga mau sampaikan pada Pak Presiden Jokowi, Bapak (Lukas) sedang sakit dan bagaimana kita mencari solusinya agar disembuhkan dulu penyakitnya baru kita masuk ke tahap penyidikan," kata Stefanus dalam konferensi pers di Kantor Perwakilan Pemprov Papua, Jakarta Selatan, Senin (26/9/2022).

Stefanus menyebut Lukas menderita sakit ginjal, sakit jantung, dan kebocoran jantung yang sudah terjadi sejak dia masih kecil.

Selain itu, Lukas juga menderita diabetes dan tekanan darah tinggi.

Dokter yang memeriksanya selalu mengingatkan Lukas tidak boleh berada di bawah tekanan karena bisa mengakibatkan tekanan darah naik.

Hingga saat ini, Lukas juga disebut telah mengalami stroke hingga empat kali.

Baca: Dana Otsus yang Dikelola Lukas Enembe Diduga Biayai KKB, Pemuda Papua Minta PPATK Telusuri

"Kita takutnya karena dia punya riwayat empat kali stroke. Tekanan yang terlalu berat bisa membuat dia akan stroke lima kali dan tujuan kita tidak tercapai," ujarnya.

Karena kondisi tersebut, Lukas tidak bisa menjalani pemeriksaan hari ini.

Sebab, salah satu syarat orang bisa diperiksa harus dalam keadaan sehat.

"Jangan sampai malah membuat Pak Lukas sakit parah," tuturnya.

Baca: Sosok 2 Menteri Jokowi Ini Disebut sebut Pernah Temui Lukas Enembe Sodorkan Calon Wagub, Mengapa?

Hal tersebut juga sekaligus menanggapi pernyataan Presiden Jokowi yang meminta Lukas Enembe menghormati proses hukum dan panggilan KPK.

Jokowi mengingatkan bahwa semua orang memiliki kedudukan yang sama di depan hukum.

"Saya kira, proses hukum di KPK semua harus hormati. Semua sama di mata hukum," ujar Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (26/9/2022).

Sebagaimana diketahui, Lukas ditetapkan sebagai tersangka dugaan gratifikasi terkait APBD Provinsi Papua pada awal September lalu.

Sedianya ia dijadwalkan pemeriksaan pada 12 September namun dia absen.

KPK kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan pada hari ini, Senin (26/9/2022), dan Lukas Enembe juga belum dapat hadir.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tanggapi Jokowi, Pengacara Lukas Enembe: Bapak Sedang Sakit, Riwayat Jantung Bocor"

# Lukas Enembe # Stefanus Roy Rening # Presiden Joko Widodo

Editor: Unzila AlifitriNabila
Reporter: Mei Sada Sirait
Videografer: Reza Nova Erfiansyah
Video Production: Satria Yoga
Sumber: Kompas.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved