Minggu, 12 April 2026

nasional terkini

Menteri Terkaya Sandiaga Uno Masuk Radar Capres PKS, Geser Anies Baswedan?

Kamis, 22 September 2022 19:49 WIB
Tribun Papua

TRIBUN-VIDEO.COM - Tensi politik nasional kian memanas dengan persaingan parpol mengusung capres jelang Pilpres 2024.

Satu di antranya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memasukan nama Sandiaga Uno dalam radar capres yang bakal diusung nantinya.

Masuk radar capres PKS, lantas menteri terkaya geser Anies Baswedan yang juga disebut sebagai capres potensial.

Hal ini membuat Sandiaga Uno angkat bicara.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu mengapresiasi atas aspirasi tersebut, di mana namanya menjadi satu di antara radar capres dari PKS.

"Tentunya dinamika ini kita sikapi dengan bijaksana, apresiasi atas aspirasinya," kata Sandiaga kepada Tribunnews, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Sandiaga menyadari menuju kontestasi demokrasi 2024 banyak diwarnai dinamika politik.

Namun dia lebih memilih bijaksana menyikapinya dengan fokus melaksanakan tanggung jawabnya sebagai Menparekraf.

Apalagi, tantangan ke depan terutama ekonomi masih menjadi ancaman global, termasuk bagi Indonesia.

"Kita sekarang fokus kepada tugas di kementerian sebagai pembantu presiden, ada tantangan-tantangan seperti inflasi tahun ini dan tahun depan ada potensi resesi dunia yang harus kita sikapi terutama parekraf," ujarnya.

"Jika kita bisa menyelesaikan tantangan ekonomi ini saya yakin kontestasi demokrasi di 2024 ini akan fokus kepada bagaimana keberlanjutan kepemimpinan dan perbaikan dari sisi ekonomi yang sudah lama ditunggu masyarakat," tandasnya.

Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memaparkan ada sejumlah tokoh potensial yang bakal diusung mereka pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Baca: Jawaban Santai Sandiaga Uno Didesak Mundur dari Gerindra: Saya Sudah Berpengalaman di Tahun 2019

Baca: Atasi Masalah Polusi Suara di Bali, Sandiaga Uno Batasan Desibel Suara dan Jam Operasional Wisata

Ini dilakukan setelah Musyawarah Majelis Syura (MMS) VII di Bandung pada 14-15 Agustus 2022.

Ketua Bidang Humas DPP PKS Ahmad Mabruri mengatakan para tokoh tersebut diketahui memiliki tiga kriteria utama, di antaranya memiliki karakter nasionalis-religius, berpeluang besar untuk menang, dan menjadi simbol perubahan untuk Indonesia yang lebih baik. Jika dirangkum, para tokoh tersebut memiliki kriteria nasionalis-religius.

"Nasionalis religius bisa Anies Baswedan, Sandiaga Uno, AHY, Ridwan kamil, Muhaimin Iskandar, Airlangga Hartarto," kata Ahmad Mabruri kepada wartawan, Senin (19/9/2022).

Selain itu, Ahmad juga terus menjalin komunikasi dengan Partai Nasdem, Partai Demokrat, Partai Golkar, PAN dan PPP yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) serta Partai Gerindra.

"Kita jalin komunikasi dengan semua kandidat dan partai. Membangun Indonesia perlu kolaborasi semua elemen bangsa," ujar dia.

Meski sudah melakukan komunikasi dengan Partai Gerindra dan PAN, Ahmad menyebut nama Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan tidak masuk radar yang bakal PKS usung sebagai capres di Pemilu 2024.

Hal itu menimbulkan pertanyaan, terlebih Prabowo Subianto merupakan salah satu tokoh yang memiliki elektabilitas tinggi di berbagai lembaga survei.

Namun, Ahmad enggan menjelaskan lebih jauh alasan Prabowo dan Zulhas tidak masuk radar PKS.

"Saya juga kurang tahu kenapa nama-nama ini (Prabowo-Zulhas) jarang dibicarakan," pungkasnya.

Anies Baswedan

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan calon presiden (capres) potensial di pemilihan presiden (pilpres) 2024.

"Mas Anies salah satu calon potensial," kata Mardani kepada wartawan, Jumat (16/9/2022).

Mardani mengatakan hingga kini PKS belum menentukan capres yang bakal diusung pada pilpres 2024.

Kendati demikian, dari sejumlah figur yang digadang-gadang bakal maju sebagai capres, Anies yang cukup dekat dengan PKS.

"Mas Anies salah satu yang dekat dan punya banyak kesamaan," ujar Mardani.

Lebih lanjut, Mardani menuturkan langkah pertama yang diambil PKS, yakni membangun koalisi dengan partai-partai lain.

"Langkah pertama membangun koalisi. Baru bahas capres dan cawapres," ungkapnya.

Koalisi PKS-Nasdem-Demokrat

Ketua DPP NasDem Willy Aditya mengungkapkan, peluang partainya berkoalisi dengan Partai Demokrat dan PKS mencapai 80 persen.

Willy memastikan komunikasi NasDem dengan Demokrat dan PKS berjalan dengan baik.

"Peluangnya ya sejauh ini komunikasi baguslah. Bisa jadi (sudah 80 persen)," kata Willy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/9/2022).

Namun demikian, menurut Willy masih ada beberapa hal yang masih menjadi pembicaraan antara NasDem, Demokrat dan PKS.
Pembicaraan itu, dinilai masih ada kendala bagi ketiga partai untuk membangun poros koalisi.

"Satu, kami belum pernah bekerja sama sebelumnya, tentu ini enggak bisa kawin paksa kan, tentu proses pembangunan chemistry di dua ranah, ranah antarpartai, ranah antara kandidat dengan partai, itu tidak sederhana itu," ucapnya.


Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Menteri Terkaya Geser Anies Baswedan, Masuk Radar Capres PKS: Saya Apresiasi

# Sandiaga Uno # PKS # capres # Anies Baswedan

Editor: Restu Riyawan
Video Production: Muhammad Taufiqurrohman
Sumber: Tribun Papua

Tags
   #Sandiaga Uno   #capres   #PKS   #Anies Baswedan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved